Dua Pelaku dan Penadah Roller Besi Craine Curian Diringkus Timsus Satreskrim Polrestabes Medan

Editor: Irvan author photo
Dua pelaku dan penadah Roller Besi Craine curian diringkus Timsus Satreskrim Polrestabes Medan. (foto/ir)
DETEKSI.co - Medan, Dua pelaku dan seorang penadah roller besi Craine Seharga 200 Juta berhasil di ringkus Timsus Satreskrim Polrestabes Medan, sementara seorang rekanya masih dalam pengejaran.

Aksi pencurian itu terjadi pada saat korban bernama Joko Haryanto (40) warga Graha Cilebut blok C No. 23, Suka Raja, Bogor mengaku Gudang miliknya di Jalan Palu Gelombang, pasar I Seintis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang telah disatroni kawanan maling pada Senin (30/9/2019) lalu, sekira pukul 14.00 WIB.

Bermodalkan laporan korban, Timsus Satreskrim Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kanit Pidum, Iptu Said Husein langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan serta mencari keterangan para saksi-saksi.

"Setelah melakukan penyelidikan akhirnya para pelaku dan berhasil menangkap dua pelaku Zulham Effendi dan Rizky Andrian sedangkan penadahnya bernama Azmi Rahim juga berhasil kami tangkap, sedangkan seorang lagi rekan mereka yang turut dalam aksi pencurian bernama Bejo sedang kami cari keberadaanya,” kata Pjs Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto, Kamis (10/10/2019).

Lanjut mantan Kapolsek Sunggal ini, berdasarkan pengakuan para pelaku sudah beraksi sebanyak empat kali bersama pelaku Bejo (DPO) dan hasil curiannya mereka jual kepada Azmi Rahim.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebesar Rp.200 juta rupiah. Selain membekuk para pelaku, petugas juga turut mengamankan barang bukti lain berupa 29 batang besi padu dan enam besi bulat (Roller).

Untuk penadah Azmi Rahim tangkap dari Jalan Sudirman Dusun II Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat 4 Oktober 2019, sekira puk 20.00 WIB, ia merupakan penampung barang bekas (Botot).

"Pelaku Zulham Effendi dan Rizky Andrian dikenakan pasal 363 KUHPidana ayat (1) ke 4e Jo pasal 362 ayat (1), sementara Azmi Rahim di sangkakan pasal 480 KUHPidana," pungkasnya. (ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini