ABG Tengah Berbadan Dua Ditemukan Tewas di Dusun IV, Desa Hiliwaebu

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Nisel, Penemuan mayat seorang wanita di Desa Hiliwaebu, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, berinisial TL (18).

Korban diketahui tengah berbadan dua yang usia kehamilannya ditafsir sekitat 4 s/d 5 bulan.

Denikian dikatakan Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres Nias Selatan, Brigadir Polisi Dian Octo Tobing melalui pesan di grup whatsapp Humas Polres Nias Selatan, Sabtu (30/11/2019).

"Hasil diagnosa dan pemeriksaan oleh dokter ditemukan adanya tanda kehamilan dengan usia kehamilan sekitar 4 s/d 5 bulan di dalam kandungan korban," kata Dian Octo Tobing.

Dipenuhi Bekas Tusukan

Selain itu, kata Dian Okto Tobing, Hasil sementara identifikasi Puskesmas Gomo terhadap korban, mengalami luka antara lain tulang leher patah, luka tusukan dan sayatan di punggung korban, bekas luka tusukan pada wajah, bekas tusukan dibagian dada, dan tangan kiri serta lengan kanan terdapat bekas luka sayatan.

"Sat Reskrim Polres Nias Selatan sedang melaksanakan interogasi kepada keluarga korban di Polsek Gomo untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan," ungkapnya.
Berita sebelumnya, Seorang wanita cantik ditemukan tewas di Dusun IV, Desa Hiliwaebu, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, diduga di bunuh, Jumat (29/11/2019).

Wanita cantik tersebut berinisial TL (18), yang masih duduk di bangku Sekolah di salah satu sekolah SMA Negeri di Nias Selatan dengan kondisi tidak bernyawa.

"Korban ditemukan tadi sore oleh adik kandungnya berisial SHL. Sekarang, kita masih dilapangan untuk melakukan penyelidikan," ujar Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti, SIK, MH kepada wartawan.

Setelah itu, Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti, SIK, MH mengatakan pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan resmi karena masih melakukan lidik ditempat.

"Nanti saya info motifnya, ya. Sekarang masih kita lidik. Yang jelas sudah kita periksa beberapa saksi," ucap I Gede Nakti. (Dc/)
Share:
Komentar

Berita Terkini