Diduga Adanya Kecurangan di Pilkades, Ratusan Warga Gruduk Balai Desa Payanan Kediri

Editor: Irvan author photo
Ratusan warga gruduk Balai Desa Payanan Kediri.
DETEKSI.co - Kediri, Warga menduga adanya permainan terhadap rusaknya surat suara dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Pilkades Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Alhasil, puluhan masyarakat yang tidak puas dengan hasil perhitungan Pilkades kemarin mendatangi Balai Desa Payaman.Jumat (01/11/2019).

Diketahui, masa yang mendatangi Balai Desa Payaman untuk memberikan dukungan kepada calon kepala desa mereka masing-masing. Ada tiga calon kapala desa yang saat ini mendatangi kantor desa, mereka akan mengikuti rapat dengar pendapat bersama dengan panitia Pilkades, pihak Kecamatan Pelemahan dan Polsek Setempat.

Hal tetsebut imbas dari aksi protes warga dengan hasil pemilihan suara Rabu kemarin Rabu (30/10/19). Sebanyak 962 surat suara tidak sah, warga curiga ada permainan politik didalamnya.

Aiptu Suwono anggota Polsek Plemahan Kediri saat dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini suasana di depan Kantor Desa Payaman kondisif. Saat ini ada puluhan warga yang berkumpul, tidak berpotensi menimbulkan kerusuhan.

"Puluhan anggota dari Polres Kediri dan Polsek Plemahan masih disiagakan dilokasi," ungkapnya.

Nonik (27) warga Desa Payaman yang sempat dimintai komentarnya mengatakan, bahwa sebenarnya bukan kecurangan atau ketidak jujuran.

Itu hanya ulah antek antek tertentu yang memprovokasi sebagian warga agar terjadi situasi memanas di Desa Payaman.

"Suara tidak sah itu bukan dari adanya kecurangan tapi memang kurangnya sosialisasi jadi warga keliru cara membukanya, masih ada kertas yang terlipat di bawahnya jadi yang tercoblos dobel," terangnya.

Sebagian warga Payaman juga banyak yang sadar akan kesalahan ketika membuka surat suara. Lalu jika memang ada kecurangan dan ketidak jujuran kenapa masing masing saksi dari perwakilan calon tidak memberhentikan penghitungan pada waktu itu.

"Lalu mengapa waktu penghitungan surat suara juga lancar-lancar saja. Di desa lain juga banyak yang keliru cara buka surat suaranya kok. Jadi stop memanas-manasi suasana di Desa  Payamanayaman," imbuhnya. (Didik S)
Share:
Komentar

Berita Terkini