Diduga Jadi Tempat Maksiat, Cafe di Bantaran Sungai Deli Dibongkar

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Belawan, Satuan polisi Pamong Praja Kota Medan melakukan penertiban terhadap cafe yang berada di bantaran sungai Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kamis  (14/11/2019).

Informasi yang diterima, wrung dan cafe yang ditertibkan itu berada di Jalan Datuk Rubiah, warung dan cafe tersebut diduga dijadikan sebagai tempat maksiat para remaja.

Dalam penertiban tidak ada mendapatkan perlawanan dari pemilik warumg dan cafe. Sebelumnya pihak Sat. Pol PP telah memberikam surat pemberitahuan akan dilaksanakan penertiban.

Salah seorang Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama, Ok. Saripudin mengatakan akibat dampak beridirinya cafe dan warung yang ada di bantaran sungai Deli ini membuat kotor Jalan Datuk Rubiah.

"Kita bisa melihat tempat warung dan cafe tersebut telah mungundang maksiat karna para pemilik lapak menyediakan tempat tertutup dan berkotak-kotak, seakan menyuruh para pelaku mesum melakukan perbuatan mesum di tempat yang sudah mereka tersediakan. Kususnya para pelajar dan para remaja mereka datanng kesitu untuk berpacaran setelah itu melakukan aksi bejatnya. Kami banyak mendapat laporan dari masyarakat yang tidak setuju dengan tempat ini dan banyak sekali para pelajar yang dengan sengaja berduaan melakukan mesum di tempat ini," kesalnya.

Semetara pemilik pemilik warung dan cafe hanya bisa pasrah, sambil mengatakan kalau memang mau di rubuhkan langsung saja merata jangan tebang pilih.

"Kami mita semua cafe yang ada di pinggiran sungai Deli ini juga turut dihancurkan dan jangan tebang pilih dan cuma punya kami saja yang di hancurkan," ucap pemiliki warung dan cafe.

Sementara, Camat Medan Marelan M.Yusuf mengatakan pihaknya akan melakukan penataan untuk yang lebih baik lagi.

"Kami akan nenata lebih baik dan menjadikan tempat ini menjadi obyek sarana berolah raga dan taman yang menyejukan bagi masyarakat luas. Bukan menjadi tempat yang di lihat kumuh dan ber aurah negatif. Untuk itu saya berharap kepada masyarakat yang ada di bantaran sungai deli ini sama-sama menjaga dan menata tempat ini lebih baik lagi," teang M. Yusuf.

Dia beharap tempat tersebut jangan jadikan untu tempat maksiat. "Berbuatlah lebih positif untuk lingkungan. Karna itu akan mencerminkan kepribadian kita semua," tandasnya. (Boim)
Share:
Komentar

Berita Terkini