Pengemudi Mobil Nissan Martil Kepala Karyawan Diskotik Super

Editor: Irvan author photo



DETEKSI.co - Medan, Pejalan kaki dan pengendara yang melintas Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah mendadak heboh. Pasalnya, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamah RX King BK 4666 PK berlumuran darah akibat dimartil oleh pengemudi mobil Nissan March warna silver BK 1681 OM, Sabtu (23/11/2019) sekira pukul 21.52 WIB.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, pengendara sepeda motor Yamaha RX King itu diketahui bernama Ardi Manalu (40) warga Jalan Kuali, Kecamatan Medan Petisah ini Sebelumnya ada ribut dengan pacarnya.

Awalnya Ardi hendak mensmui pacarnya yang bekerja di SPA Yoga yang berada tepat di depan Hotel Sakura di Jalan Prof. HM Yamin, Medan. Lalu ia meihat pacarnya itu menaiki mobil taksi online, kemudian ia mengejar mobil yang di naiki oleh pacarnya.

"Saya mengejar mobil itu hanya untuk memastikan apakah di dalam mobil itu ada pacar saya bang. Sewaktu saya kejar, mobil itu tidak mau berhenti lalu mobil itu terus saya kejar namun lagi-lagi mobil itu tidak mau berhenti," ungkap Ardi sembari memegang kepalanya yang berlumuran darah.

Lanjut Ardi menjelaskan, karena kesal mobil itu tidak kunjung berhenti dan membuka kaca mobilnya, lantas Ardi terus tancap gas. Setibanya di depan Polsek Medan Baru mobil itu sempat berhenti dan ia pun mengetuk kaca mobil itu, lagi-lagi mobil itu kembali tancap gas hungga menuju ke Jalan Gatot Subroto tepatnya di simpang Jalan Nibung Raya.

"Saat di simpang Jalan Nibung kondisi lalu lintas disitu sedang padat disitu saya terjatuh akibat diaenggol mobil itu, lalu pengendara mobil itu keluar dan langsung memukul kepala sebelah kiri saya pakai martil," ujar Ardi.

Ardi mengaku bahwa ia hanya ingin memastikan apakah pacarnya ada di dalam mobil tersebut. "Tujuan saya hanya satu, saya hanya ingin memastikan apakah pacar saya ada di dalam mobil itu dan saya tidak ada niat untuk melakukan tidakan kriminal seperti yang di sebutkan pengendata mobil tersebut," akunya sembari mengatakan bahwa ia juga mau masuk kerja di Diskotik Super.

Sementara pengendara mobil Nissan March itu mengatakan bahwa ia akan dirampok oleh Ardi. "Mobil saya dikejar dia (Ardi) terus, saya takut dia mau merampok saya, karena di dalam mobil ada istri dan anak saya makanya saya tidak mau berhenti ketika di berhentikannya," ujar pengemudil mobil Nissan yang merupakan seorang WNI keturunan.

Kemudian pria separuh baya itu mengatakan bahwa ia sempat memberhetikan mobilnya di depan Polsek Medan Baru, karena melihat pagar Polsek Medan Baru tertutup ia pun pergi menuju ke arah Jalan Gatot Subroto, Medan.

"Saya sempat membunyikan klakson beberapa kali di depan Polsek Medan Baru, karena saya lihat pintu pagarnya dalam kondisi tertutup saya pun tancap gas menuju ke arah Plaza Medan Fair, karena disana orang ramai, " sebut pengendata mobil Nissan tersebut.

Sesampainya di simpang Jalan Gatot Subroto ia pun meneriaki Ardi rampok. "Sewaktu dia mengetuk pintu kaca mobil, saya pun langsung membuka pintu kaca dan sambil memukul kepalanya pakai martil, " aku pengemudi mobil Nissan itu kembali.

Usai memukul kepala Ardi dengan menggunakan martil, lalu pengenadara mobil Nissan itu keluar sambil menjerit rampok, sontak pengguna jalan langsung memegang Ardi. Selang berapa menit kemudian personil Polsek Medan Baru pun tiba di lokasi kejadian dan langsung membawa Ardi beserta pengendara mobil Nissan ke Mapolsek Medan Baru.

Setibanya di Mapolsek Medan Baru, karena Ardi banyak mengeluarkan darah cukup banyak akibat dipukul martil, kemudian petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Medan Baru mengarahkan Ardi untuk terlebih dahulu mengobati lukanya di Rumah Sakit Sarah yang berada di Jalan Baja, Kecamatan Medan Perisah, Medan.

Hingga berita ini ditayangkan kedua belah pihak masih menjalani proses pemeriksaan di Polsek Medan Baru. (ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini