Ratusan Buruh Datangi Kantor Bupati dan DPRD Sergai

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Sergai, Ratusan buruh yang tergabung dari Aliansi Serikat Pekerja  Buruh Bersatu Serdang Bedagai tergabung  (ASPBB-SB) Ketua SBSI 1992 Agan Surya Tanjung, Ketua FSP.PP SPSI Gober Hermanto, Ketua FSPMI, M.Lui Nasution, Ketua FSPTI KSPSI,Fery Prtama, Ketua  PERBUN, Surya Darma, Seregar, Ketua OSPKKM, Sido Prayetno, dan Ketua  F.SPTSI Mahyuddin Lubis Serdang Bedagai melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Serdang Bedagai dan Kantor DPRD, Senin (18/11/2019).

Dalam orasinya, mereka menuntut agar segera mencabut Peraturan Presiden RI Nomor 79 tentang kenaikan iuran  BPJS Kesehatan, Cabut PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan, Tetapkan UMSK Sergai sebesar 20 % untuk tahun 2020 Tindak Pengusaha yang membayar Upah di bawah ketentuan, Tolak dan Pulangkan tenaga kerja Asing.

Agan Surya Tanjung dalam orasinya mengatakan upah Minimum di Serdang Beagai jauh lebih rendah di bandingkan  dengan Kabupaten lain sudah membuat kesenjangan kesejatraan terjadi, belum lagi persoalan kaum buruh belum di tangani oleh Pemerintah Serdang Bedagai.

Selain itu, kebebesan buruh berserikat masih terancam penerapan system buruh kontrak yang merugikan kesejatraan buruh , PHK sewenang –wenang mengancam setiap saat tanpa memperhatikan hak dari kaum pekerja buruh.

Kabupaten Serdang Bedagai juga menjadi salah satu pemicu terjadinya rentetan persoalan yang terurai diatas, dan tidak seriusan Pemerintah Sergai menyikapi permaslahan ketenagakerjaan.

"Oleh karwna itu, Kami kaum pekerja Serdang Bedagai menyampaikan Aspirasinya di Kantor Bupati dan DPRD Sergai dan beberapa tuntutan diatas Pemerintah Sergai dan DPRD lebih serius menangani dan menyampaikan tuntutan persoalanj yang dihadapi kaum buruh," seru massa aksi.

Terlihat kekecewaan dari para pengunjuk rasa, pasalnya kedatanga mereka untuk menyampaikan aspirasi tidak di tanggapi oleh Bupati dan para pengunjuk rasa hanya di jumpai oleh Kadis Disnaker Sergai.

Sementara Ketua DPRD Sergai Dr. Risky pada saat menerima pengunjuk rasa mengatakan semua aspirasi yang disampaikan para buruh ditampung dan nantinya akan di bawah kedalam musyawarah 45 DPRD Sergai.

"Saya bukan berjanji, tapi saya akan menjumpai Bupati Sergai mendalami permasalahan buruh di Sergai," ungkap Ketua DPRD Sergai, Risky.

Amatan, akibat unjuk rasa tersebut sempat terjadi kemacatan panjang di jalur jalan lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di depan kantor Bupati Sergai membuat pihak kepolisia melakukan sistem buka tutup Jalan untuk mengurai kemacatan. (AA)
Share:
Komentar

Berita Terkini