Ribuan Bangkai Babi di Buang ke Sungai

Editor: DETEKSI.co author photo
Bangkai Babi  Dibuang ke Sungai
Bangkai Babi  Dibuang ke Sungai
DETEKSI.co - SEI BAMBAN, Dalam hal ini ketika Pihak Dinas Peternakan Kabupaten Serdang Bedagai Andreas Ginting di Hubungi melalui telepon selulernya menjelaskan kepada wartawan, katanya ribuan Bangkai Babi yang ditemukan berserakan baik di Parit maupun Sungai di beberapa tempat Kecamatan Dolok Mashiul terdapat 310, Kecamatan Sei Bamban 480 , Kecamatan Tebing Tinggi 88 ekor, Selasa (11/11).
Pihak Pemerintah tergabung Dinas Peternakan, Dinas Sat Pol PP, dan Polres Serdang Bedagai maupun  Dinas Kesehatan bersama- sama melakukan turun  lokasi ke Dusun  13 Desa Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban ( Sergai ) melihat langsung bangkai babi yang aromanya sangat bau mengganggu pada Lingkungan.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serdang Bedsagai Drs. Fajar Simbolon memberikan keterangan kepada Wartawan di Lokasi mengatakan diminta kepada masyarakat agar tidak membuang sembarang Bangkai maupun bangkai apapun, karena setiap namanya bangkai tersebut sudah pasti mengeluarkan busuk ngkak sedap sangat mengganggu masyarakat dan saat ini bangkai babi disebut terjangkit penyakit Kolera. Hari ini kami kelokasi untuk memastikan bangkai tersebut dan besok akan dilakukan Eksekusi / Gotong Royong terhadap bangkai yang masih di Aliran anak sungai/parit  tersebut.

Pihak Polres Serdang Bedagai Melalui Kasat Reskrim AKP Hendro Saotarno juga menjelaskan kepada Wartawan mengatakan setiap orang yang membuang limbah ternak jika ada yang mati dan bangkainya maupun bangkai apaun namanya hal itusangat  mengganggu ketertipan masyarakat itu ada UU nya dan  mengaju ke UU tentang Lingkungan hidup no, 32 tahun 2009 pasal 93-98 ancaman pidananya 10 tahun dendanya 10 Milyar, kita menghimbau kepada masyarakat siapa yang punya ternak apapun ternaknya jangan membuang sembarangan dan jika ada yang mati  harus di tanam sebut Kasat Reskrim.

Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai Mengatan selama ini belum ada masyarakat yang melaporkan terhadap penularan terjangkit penyakit  akibat dari pada banyak bangkai babi yang mati  penyakit beberapa tempat, dan pihak dinas setelah ini akan melakukan penyeprotan daerah di mana bangkai babi maupun di tempat lain.

Sedangkan Kepala Desa Sei Bamban Fadli mengatakan kepada Wartawan beberapa hari belum ada masyarakat melaporkan terhadab bangkai babi, baru aja ada dapat informasi dari beberapa warga saya, hal ini saya imbau kepada Warga Desa Sei Bamban jangan membuang bangkai sembarangan, jika ada yang memuang sembarang tolong laporkan , mari sama kita lakukan gotong royong ungkap Kades Sei Bamban.

Salah seorang menyebutkan, sungguh eran jika kepala Desa baru tau setelah pihak pemerintah turun ke lokasi , apa kerja Kepala Desa hanya tidur aja perlu Kades tersebut di pertanyakan. Katanya.

Tepat di Lokasi Bangkai,  Marsalina Br. Tampubolon sedang melalukan pekerjaannnya menanam padi di sawah tidak jauh dari bangkai itu  ketika ditanya waratawan mengatakan lebih satu minggu bangkai tersebut di parit, dan selama ini lah saya tahankan rasa busuknya hingga muntah-muntah , dan diharapan kepada pemerintah supaya segera di selesaikan bangkai babi yang sangat mengganngu bau busuk itu, kalau bisa segera temukan warga yang membuang bangkai babi dan berikan sangsinya. Kata br. Tampubolon ( AA)
Share:
Komentar

Berita Terkini