Tokoh KPA/PA Siap Merawat Perdamaian Menjaga Keutuhan NKRI

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co-Aceh Tengah, Diskusi isu-isu aktual/FGD merawat perdamaian menjaga keutuhan NKRI yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Aceh, bertempat di ARB Coffe Jln. Takengon-Bireun Ds. Simpang IV Kec. Bebesen Kab. Aceh Tengah, yang dilaksanakan pada Kamis (14/11/2019) yang lalu, dihadiri sekitar 25 orang.

Kesbangpol Provinsi dan Kab. Aceh Tengah mengundang, Ketua KPA/PA Ismuddin dan Para Ormas yang ada di kab. Aceh Tengah melaksanakan diskusi isu-isu aktual/FGD Kab. Aceh Tengah untuk menjaga Keutuhan NKRI.

Sebagai pemuda sudah menjadi keharusan untuk ikut serta aktif berkontribusi dalam mengisi perdamaian Aceh, selain itu pemuda harus turut menjaga keutuhan NKRI dan  merawan kedamaian di bumi Serambi Aceh oleh karena tanpa memandang siapa dan bagaimana latar belakangnya, tutur Ismuddin Ketua PA/KPA  Aceh Tengah.

Kabid Ekososbud Kesbangpol Prov. Aceh Musmulyadi, S.Pdi,.MM menyampaikan," Dalam kegiatan hari ini sifatnya berdiskusi dengan tema merawat damai menjaga NKRI, Kesbangpol Aceh terus melakukan kegiatan ini di tiap-tiap Kab/Kota di Prov. Aceh, Nanti kita akan ada narasumber kita yang akan memberikan pengalamanan untuk membuka diskusi kita," katanya. 

Setelah memberikan materi atau pengalamannya akan kita laksanakan diskusi, kami minta dalam diskusi baik tanggapan atau masukan di lingkungan Kab. Aceh Tengah, Kami pikir hanya ini yang dapat kami awali, kami ucapkan terimakasih atas kehadiran bapak-ibu yang telah datang pada kesempatan kali ini," ucap Musmulyadi. 

Drs. Jamhuri, MA ( Narasumber ) Menyampaikan Kegiatan kita hari ini untuk mengetahui sebenarnya siapa kita, ketika kita belajar ilmu sosial maka akan ada siapa diri kita, sepanjang bahasa Gayo saya adalah nomor satu narasumber yang mau, untuk mengangkat marwah Gayo, Marwah Gayo itu besar ketika dikenal di luar Kab. Aceh Tengah," ucap Jamhuri dengan semangatnya. 

"Saya adalah ditakdirkan dengan Gayo, dan apabila ada orang Aceh maka berbahasa Aceh, itulah semua ciptaan Allah, dan munculah keberagaman, jangan pernah terjadi penjajahan di Indonesia. Jadikan dimana bumi dipijak disitu bumi dijunjung, Komunikasilah dengan bahasa daerah ketika ketemu orang sesama daerah, inilah untuk merawat perdamaian dan untuk menjaga NKRI, seperti contoh untuk merawat Gayo yaitu cuma ada Linge dan Gayo, hidup di jaman sekarang harus ada organisasi," tegasnya. 

"Kami memohon untuk anggaran tahun depan lebih cenderung ke wawasan kebangsaan kepada generasi penerus kita, secara aturan terkait dengan bahasa daerah silahkan berbahasa daerah, akan tetapi kita berbicara Aceh maka harus diwajibkan memakai bahasa Indonesia," pinta Win Satria Agustino.

"Peserta Diskusi dengan tema merawat damai menjaga NKRI, sangat di apresiasi dan didukung penuh oleh ormas di kabupaten. Aceh Tengah termasuk Ketua PA/KPA Sdr. Ismuddin yang hadir dalam acara tersebut, karena merawat damai dan menjaga NKRI yang paling utama demi keamanan dan kemakmuran masyarakat di Provinsi Aceh dan Kab. Aceh Tengah Pada Khususnya. ucap Ansyary Kasi Politik Kesbangpol Aceh Tengah.(charim)
Share:
Komentar

Berita Terkini