Diduga Bupati & Inspektorat Nias Barat, Peti Eskan Masalah Dana Desa Balowondate

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Nias Barat, Sejumlah masyarakat desa Balowondate kecamatan sirombu kabupaten nias barat kesal dengan kepala dinas inspektorat nias barat yang lama dan juga kepada Bupati nias barat, dimana kepala inspektorat lama Mareko Zebua SH di  duga hanya mendiamkan masalah yang sudah di laporkan oleh masyarakat Desa Balowondate terkait dugaan  penyelewengan dana desa di desa Balowondate Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat.

Menurut tokoh masyarakat sekaligus ketua ormas AMPI kabupaten nias barat TD.W saat di konfirmasi sejumlah wartawan di balai serba guna Desa Balowondate mengatakan," pelaksanaan dana desa (DD) yang di alokasikan dengan Bumdes dan PLTA (Pembangkit listrik tenaga air) Khususnya di Desa balowondate kecamatan sirombu kabupaten nias barat di duga kuat tidak jelas pelaksanaannya, apa lagi aparat desa dan kepala desa tidak pernah berkantor, dan kalau ada pertemuan rapat di rumahnya di bawa dan di tambah lagi sekdesnya yang merangkap jabatan, sehingga kami masyarakat keberatan dan merasa di rugikan," ungkapnya.

Lanjutnya," pelaksanaan Bumdes yang anggaranya kurang lebih 200  juta, tidak sesuai dengan barang yang di belanjakan, berupa keyboard bekas dan di duga sesuai hitungan kami tidak mencapai 200 juta harga dari barang atau keyboard bekas itu,
di tambah lagi PLTA itu sampai sekarang belum kami nikmati atau  sama sekali tidak berfungsi, yang anggarannya kurang lebih 400 juta," jelasnya.

Menurut Kepala Dusun satu desa balowondate  inisial SN.D saat di konfirmasi di balai serbaguna mengatakan," PLTA itu sudah di jamin oleh tim dari inpektorat atau mekaniknya akan hidup, kalau soal Bumdes Biar kepala desa yang jawab," katanya.

Menurut ketua BPD desa balowondate inisial AW saat di konfirmasi  di tempat kediamannya mengatakan," dugaan penyelewengan yang  di lakukan oleh kepala desa ini, telah kami laporkan kepada inspektorat  nias barat hampir satu tahun yang lalu semasih kepala inspektorat Mareko Zebua SH, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut," ungkapnya.

Lanjutnya," semua kegiatan di desa kami ini saya tidak tau, karena kepala desa tidak pernah mengasitaunya ke saya, bahkan SPJ dan semua berkas yang di tanda tangani oleh ketua  BPD inisial AW tentang pelaksanaan dana desa, tidak pernah saya tanda tangani atau tidak pernah di beritahu oleh kepala desa, di tambah lagi semua kegiatan dana desa khususnya di desa balowondate tidak pernah di kasih papan proyek atau papan informasi," tuturnya.

Masyarakat desa balowondate mengharapkan kepada pemerintah daerah dan juga kepada penegak hukum di wilayah kepulauan nias supaya menindak lanjutin apa yang telah disampaikan dan dan masyarakat laporkan, tentang penyelewengan dana desa dan telah menimbulkan kerugian negara yang di lakukan oleh kepala desa balowondate. (Utema Gulo)
Share:
Komentar

Berita Terkini