KPU Medan Buka Tahapan Penjaringan Petugas PPK, PPS dan KPPS

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Segala sesuatu telah di persiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan guna telaksanakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan pada Tahun 2020 mendatang.

Saat ini KPU Kota Medan akan segera membuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 21 Kecamatan guna mendukung pelaksanaan Pilkada Medan 2020.

"Pendaftaran calon petugas PPK untuk di 21 Kecamatan dimulai pada tanggal 15 Januari 2020 mendatang, " kata Ketua KPU Kota Medan Agussyah R Damanik saat ditanya wartawan, Senin (2/12/2019) kemarin.

Agussyah juga menyampaikan kalau pada 30 Januari 2020 nanti, pihaknya sudah menentukan siapa saja yang layak duduk dalam PPK.

"Jadi per 1 Februari nanti PPK sudah bisa bekerja,” terang Agussyah.

Agussyah menambahkan begitu PPK terbentuk, KPU Medan juga akan membuka pendaftaran calon Panitia Pemungutan Suara (PPS ) yang dimulai pada 15 Februari sampai 14 Maret 2020.

“Begitu pemilihan PPK dan PPS, kita akan merekut petugas KPPS mulai 21 Juni sampai 21 Agustus,” tuturnya.

Selain itu, Agussyah juga menjelaskan SK tersebut sebagai turunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 16/2019sebagai perubahan PKPU Nomor 15/2019tentang Pedoman Teknis Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Mengawali pendaftaran Badan Adhoc tersebut, Agussyah bilang KPU Medan bakal menyampaikan pengumuman serta sosialisasi dengan menyasar banyak pihak/elemen kota, meski pada PKPU 16/2019 tahapan ini jelas.

"Ini menjadi bagian upaya menjaga agar tidak ada badan adhoc beririsan dengan Partai Politik (Parpol) maupun pihak atau tim peserta. Dari mekanisme awal ini," pungkasnya.

Agussyah berharap ke depan saat tahapan penjaringan ada banyak masukkan masyarakat mengenai calon Badan Adhoc. Akan ada kanal tersendiri bagi masyarakat menyampaikan masukkan.

"Petugas PPK dan PPS yang kita rekrut nanti semuanya baru dan dilaksanakan secara terbuka. Karena kita ingin mencari petugas yang betul-betul standard dan tanpa ada rekomendasi dari pihak kelurahan,” sebutnya. (ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini