Bupati Nisbar Berhentikan GKD Yang Merangkap Tugas

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Nias Barat, Tahun 2020 ini Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan melakukan Evaluasi Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Honor Daerah (Honda) yang kedapatan merangkap tugas (Double Job), dilembaga/instansi lain demi efisiensi Anggaran dan menghindari Pelanggaran Regulasi.

Hal ini dikatakan Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd, saat melakukan pertemuan dengar pendapat dengan beberapa Pers/Wartawan, diruang kerjanya di Onolimbu – Lahomi. Selasa, 07 Januari 2020.

Pengevaluasian tenaga PTT dan Guru Honda atau Guru Kontrak Daerah dilakukan karena selama ini dinilai banyak yang Double Job, misalnya sebagai Aparat Desa, BPD,  Pendamping Desa, Pendamping PKH, Penyuluh Pertanian dan lain sebagainya. Sehingga oknum menerima Gaji atau Honor pada sumber anggaran yang sama yaitu Apbd daerah nias barat, ujarnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa guru kontrak daerah (GKD) terlalu banyak dan banyak yang tidak tau kerjanya, Tutur Bupati.

Lebih lanjut Faduhusi Daeli, menjelaskan selain sebagai langkah efisiensi anggaran juga untuk menghindari pelanggaran regulasi.

" Langkah yang diambil tersebut atas usulan DPRD, jadi untuk aktif kembali sebagai PTT dan Guru Honda harus ada panggilan dari Dinas/Intansi terkait ".

Lanjut Mantan Sekda Kabupaten Nias Selatan ini, dalam menentukan tenaga PTT dan Guru Honda yang direngkrut kembali merupakan kewenangan masing – masing OPD.

" Yang jelasnya dulu, untuk Tahun 2020 ini, Pemda Nias Barat tidak bisa menampung seluruhya seperti ditahun sebelumnya, harus ada pengurangan atau yang dievaluasikan ", ungkapnya. (Utema Gulo)
Share:
Komentar

Berita Terkini