Coca-Cola Amatil Indonesia Bersama Khadijah Sharaswaty Indonesia Laksanakan Program EDarLing di UPT. SMP Negeri 24

Editor: Irvan author photo
 
DETEKSI.co - Medan, Coca-Cola Amatil Indonesia bersama dengan Khadijah Sharaswaty Indonesia melaksanakan program Edukasi Sadar Lingkungan (EDarLing) di UPT. SMP Negeri 24 di Jalan Metal, Kec. Medan Deli. Kegiatan ini adalah rangkaian program EDarLing  bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan, yang telah berjalan sejak tahun 2019.

Dalam kegiatan tersebut Ahmad Nasoha selaku Corporate Affairs Executive CCAI menyerahkan tong sampah kepada ibu Dewi Sri selaku kepala sekolah SMPN 24  dengan disaksikan oleh Plt. Walikota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Pendidikan.

Dengan lahannya yang luas, EDarLing di sekolah ini ditambah kegiatannya dengan bertani bersama siswa untuk membuat lahan yang tidak terpakai menjadi lahan tani "Urban Farming, Siswa Bertani Sahabat Sharaswaty" selain penanaman pohon. Plt. Walikota, Kepala Dinas dan Muspika bersama siswa menanam pohon mangga, jeruk, rambutan dan sawo dengan tanaman tumpang sari dari tanah merah - East West Seed Indonesia, berupa, kangkung, bayam, jagung ketang dan labu. Dimana kegiatan tersebut merupakan program yang bertujuan agar siswa belajar cara menanam, merawat dan menghasilkan.

Sebelumnya PelaksanaTugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si dalam sambutannya menginginkan agar para guru dapat menanamkan pendidikan karakter kepada siswa sebagai modal para siswa menghadapi masa produktif kelak.

Untuk membangun peradaban kota, hanya diperlukan dengan membangun kota Medan ini, Plt Wali Kota Medan meyakini bahwa kota Medan ini dapat menjadi cantik apabila masyarakatnya mau mendukung salah satunya dengan turut serta menjaga kebersihan dan menghimbau.

"Karena itu saya menghimbau kepada guru dan siswa agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, karena tanpa dukungan masyarakat mustahil kami dapat membangun kota ini," ujar Plt. Wali Kota Medan.

Disamping itu lanjut Plt Wali Kota Medan juga mengatakan bahwa, kemampuan kolaborasi itu penting karena di masa sekarang tidak ada yang mampu bekerja sendiri, bapak ibu guru harus mampu meyakinkan ke para siswa bahwa masa depan mereka akan lebih cerah bila memiliki karakter dan mampu menjalin kerjasama dengan pihak lain.

Untuk itu diperlukan kejelian dalam melihat inner power yang berbeda dalam diri setiap anak. Guru harus mampu mengeksplorasi semua kemampuan anak dengan cara memberikan motivasi positif kepada mereka untuk membangun Nation Character Building.

“Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda karena itu guru harus mampu menemukan kemampuan para siswanya, kemudian kemampuan tersebut harus di kembangkan sehingga dapat menjadi modal para siswa dalam menjalani kehidupanya kedepannya,” jelas Plt Wali Kota Medan.

Tidak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada CCAI dan Ksi yang tidak bosen-bosennya menginisiasi kegiatan rutin seperti ini di sekolah-sekolah, semoga bisa menjadi contoh bagi perusahaan lainya. (Boim)
Share:
Komentar

Berita Terkini