Diduga Tak Melengkapi Izin, DPRD Kota Medan Keluarkan Rekomendasi Agar Pembangunan Hotel Central di Stanvas

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Pembangunan Hotel Central di Jalan Merak Jingga, Kel. Kesawan, Kec. Medan Barat diduga tidak melengkapi perizinan, Komisi IV DPRD Kota Medan rekomendasikan agar pembangunan Hotel tersebut segera di stanvas dan jika izin sudah dilengkapi pembangunan dapat dilanjutkan.

Rekomendasi ini merupakan hasil kesepakatan komisi dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak PT. Aneka Industri dan Jasa selaku pengelola bersama Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu dan Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Pemko Medan di gedung dewan, Selasa (11/2/20/202).

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV Paul MA Simanjuntak didampingi anggota Hendra DS, David Roni G Sinaga, Dedy Aksyari Nasution, Rizky Nugraha dan Syaiful Ramadhan. Turut hadir mewakili pengelola hotel Purna Irawan dan Sianturi. Sedangkan dari Dinas PKPPR Ahmad Cahyadi dan mewakili perizinan Lase.

Komisi IV juga menyebutkan alasan rekomendasi ini dikeluarkan karena terbukti bangunan yang diperuntukkan Hotel Centra banyak penyimpangan.

“Karena sudah jelas melanggar aturan, maka harus ditindak yakni stanvas. Kita sangat setuju investasi di Medan. Tetapi bukan berarti tidak mengikuti aturan,” tegas Paul seraya menyebut semua pihak harus taat aturan demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebelumnya, menurut Kabid Pengendalian Perizinan Dinas PKPPR Kota Medan Ahmad Cahyadi, untuk bangunan hotel diterbitkan hanya 9 lantai namun pembangunan di lapangan sudah 13 lantai. Begitu juga soal penyediaan ruang terbuka hijau tidak dipenuhi.

Parahnya lagi, perizinan untuk dokumen AMDAL dituding sarat penyimpangan. Bahkan, terkait penyediaan lokasi parkir layaknya hotel tidak dapat dipenuhi.

Dalam rapat juga terungkap, bahwa lahan Hotel Central merupakan milik Pemprovsu yang di BOT kan kepada PT Aneka Industri dan Jasa selama 13 Tahun.

Cahyadi mengatakan, setelah mendapat rekomendasi stanvas, maka tidak boleh melakukan kegiatan apapun di lapangan. Karena, menurut Cahyadi lagi, tidak ada istilah stanvas parsial tapi keseluruhan.(Red/Van)
Share:
Komentar

Berita Terkini