Gelapkan 5 Unit Motor, Residivis Ini Kembali Ditangkap Satreskrim Polres Kediri

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Kediri, Seorang pria pelaku peniuan ditangkap Satreskrim Polres Kediri, lantaran telah mengelapkan sebanyak 5 unit sepeda motor. Pria tersebut bernama Suyantno (40) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono menjelaskan, aksinya terungkap setelah salah satu korbannya bernama Riadi (47) asal Desa Tengger Kidul, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, melaporkan aksi penipuan yang dilakukan oleh pelaku.

“Korban ini awalnya hendak menjual sepeda motor dan pelaku ingin membeli sepeda motornya. Kemudian pelaku berdalih ingin mencoba sepeda motor korban, ternyata sepeda motor tidak kunjung dikembalikan oleh pelaku,” jelas AKBP Lukman Cahyono, Senin (03/02/20).

Setelah dilakukan penangkapan, dan dilakukan pengembangan pelaku melakukan kejahatan tersebut tidak hanya kepada Riadi. Pelaku dalam beberapa waktu terakhir ini melakukan tindakan serupa di empat lokasi berbeda lainnya di wilayah Kabupaten Kediri. Yakni di Kecamatan Gurah, Pagu dan Wates.

“Pelaku mengendarai sepeda onthel. Kemudian mencari sasaran sepeda motor,” tutur AKBP Lukman Cahyono.

Modus lainnya saat pelaku mendatangi warung kopi dan berdalih ingin membeli sepeda motor, dia juga membawa lari sepeda motor korban lainnya. Setelah berhasil membawa kabur sepeda motor, pelaku kemudian menggadaikan sepeda motor tersebut.

“Pengakuannya, pelaku ini menggadaikan sepeda motor berkisar Rp.500.000 sampai Rp.1,5 juta. Alhamdulillah, kami berhasil menemukan lima sepeda motor yang dibawa kabur dan digadaikan oleh pelaku ini," papar Kapolres Kediri.

Dari pengakuan pelaku, uang hasil gadai tersebut digunakan untuk membayar hutang. Namun, tidak jarang hasil gadai juga digunakan untuk bersenang-senang dengan teman-teman lainnya.

AKBP Lukman menambahkan, sebelumnya pelaku juga pernah ditangkap oleh Satreskrim Polres Kediri pada tahun 2009 lalu. Saat itu, pelaku juga melakukan tindakan kejahatan yang sama, yaitu melakukan penipuan dan penggelapan.

“Pelaku merupakan residivis. Pelaku pernah masuk LP dengan kasus yang sama, ”pungkasnya. (Mbah Yo/Didik S).
Share:
Komentar

Berita Terkini