Jual Si Putih, Peyek dan Isan Bobok di Hotel Prodeo

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Sergai, Sering dijadikan lapak untuk bertransaksi serta konsumsi Narkoba, Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul grebek rumah Abdul Rahman Purba alias Peyek (32) di Gang Becek Dusun IV, Desa  Martebing, Kec. Dolok Masihu, Kab. Serdang Bedagai. Dalam pengrebekan itu, petugas berhasil mengamankan Abdul Rahman Purba alias Peyek, Kamis (06/02/2020) sekira pukul 13.30 WIB.

Selian mengamankan Abdul Rahman Purba alias Peyek petugas juga turut mengamankan MHD Ishan Nasution alias Isan (23) warga Dusun III Pondok  Seberang, Desa Martebing, Kec. Dolok Masihul, Sergai.

Penggerebekan itu disaksikan langsung oleh Kepala Dusun IV Desa Martebing Saipul (43). Di lokasi, petugas menemukan barang bukti 5 buah plastic klip transparan diduga narkotika jenis sabu dengan berat 4,24 Gram di rumah Peyek.

Saat diintrogasi oleh petugas Bapak tiga anak itu, mengaku mendapat barang haram tersebut dari Medan dan sudah dua bulan ini menjalankan bisnis haram tersebut.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang saat di konfirmasi wartawan, Sabtu (08/02/2020), mengatakan penggerebekan dilakukan atas laporan dari masyarakat yang resah karna ulah pelaku yang kerap menjual narkoba kepada masyarakat sekitar.

“Atas laporan masyarakat kita lakukan penggerebekan dirumah terduga penjual narkoba tersebut bersama perangkat desa dan menemukan barang bukti narkoba dan setelah dilakukan penangkapan terhadap Tersangka Peyek, dilakukan interogasi bahwa barang haram tersebut didapatnya dari seseorang yang bernama Ijul warga simpang Kantor Medan,” kata mantan Kapolres Batubara tersebut.

"Kemudian Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul bergerak menuju Medan untuk melakukan pengembangan dan menankap pelaku Ijul, pelaku namun  tidak berada dirumahnya dan berusaha di hubungi namun handphonenya tidak aktif," sebut Kapolres.

Imbas dari perbuatannya, kedua pelaku beserta barang bukti 5 paket sabu sudah diamankan di Satuan Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum selanjutnya.

"Kedua pelaku melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) Subs Pasal 127 Ayat (1) dari Undang-undang RI Nomor. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun Penjara,” jelas AKBP Robin.(AA)
Share:
Komentar

Berita Terkini