Kurang 3 Jam, Polsek Tanjung Balai Utara Bersama Tim-Sus Kembali Ungkap Pemilik 394,98 Gram Sabu

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Tanjung Balai, Personil Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Utara bersama Tim-Sus Pemberantasan, Penangkapan dan Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika kembali melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu, Senin (17/2/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

Tersangka Rahmad Fahmi alias Fahmi (23) ini di tangkap di Jalan Anggrek, Kel. Pantai Johor, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira, SIK,MH mengatakan penangkapan terhadap tersangka dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Utara Polres Tanjung Balai bersama Tim-Sus Pemberantasan, Penangkapan dan Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika.

Berawal dari hasil interogasi terhadap tersangka Erianto alias Anto yang sebelumnya telah diamankan mengatakan bahwa ada seorang laki-laki memiliki narkotika jenis sabu.

Selanjutnya dibawah pimpinan penanggung jawab tim-sus Kompol M.Junjung Siregar, SH, MH bersama tim dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Utara melakukan pengembangan kasus.

Tak mau buruanya kabur, petugas langsung bergegas menuju ke lokasi (TKP), sempainya di lokasi, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap warga Jalan Kubah Link.V, Kel. Keramat Kubah, Kec. Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai ini.

Setelah dilakukan pengeledaha di rumah tersangka, petugas menemukan 1 kotak bertuliskan Arashi, setelah di buka ternyata kotak tersebut berisi 1 bungkus plastik klip transparan besar yang diduga berisi narkotika jenis shabu seberat 394,98 gram, 1 bungkus plastik warna kuning bertuliskan 88 diduga berisi psikotropika jenis pil happy five sebanyak 4.500 butir, 2 unit timbangan elektrik, 1 unit handphone merk Oppo warna merah, 1 unit handphone merk Nokia warna hitam dan 1 buah kotak bertuliskan Arashi.

Setelah dilakukan interogasi, kepada petugas tersangka mengakui bahwa bahwa  barang bukti yang diamankan petugas adalah benar miliknya.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka bersama barang bukti di bawa ke Polsek Tanjung Balai Utara dan selanjutnya diserahkan ke Satres Narkoba Polres Tanjung Balai untuk diproses lebih lanjut," ujar Kapolres Tanjung Balai ini.

"Imbas perbuatannya tersangka dipersangkakan telah melanggar pasal 114 Ayat 2 Subs pasal 112 Ayat 2 Subs pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Yo pasal 62 Undang-Undang No.5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun maksimal 20 tahun atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati," pungkas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini. (Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini