Manen HP, Pas Pengembangan Residivis Ini Malah Kabur, Ya Kenak Timah Panaslah Ente

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Walaupun tersangka Ikhsan Kurnia (24) merupakan residivis dan sudah pernah ditangkap oleh Polsek Medan Baru dalam perkara pencurian dengan pemberatan pada tahun 2018 dan akhirnya tersangka di vonis dengan hukuman 18 bulan sebagai penghuni Rumah Tahanann (Rutan) Tanjung Gusta sampai tahun 2019.

Namun hal tersebut tidak membuat Ikhsan Kurnia tobat, malah sebaliknya, warga Jalan Teratai Gang Pipa Tengah No. 2, Kec. Medan Polonia kembali melakukan aksinya bersama temannya bernama Rio Amanda (34) warga Jalan Cempaka Gang  Kurnia No. 7, Kel.  Sari Rejo, Kec. Medan Polonia yang sebelumnya sudah tertangkap sebelumnya oleh Polsek Medan Baru.

Berawal dari aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka di toko Ponsel Laris di Jalan Mawar, Kel. Sari Rejo, Kec. Polonia pada Sabtu (11/1/2020) sekira pukul 24.00 WIB.

Ketika itu saksi bernama M. Fadly keluar dari dalam toko untuk mendatangi cabang toko ponsel lainnya, ia pun meninggalkan toko ponsel tersebut dalam keadaan pintu tertutup dan di gembok, tiak lam, saksi melihat CCTV toko dari Handphone miliknya bahwa pintu toko sudah terbuka, selanjutnya saksi langsung kembali ke Toko untuk mengecek keadaan toko.

Setibanya di toko saksi melihat bahwa pintu toko sudah terbuka dan gembok pintu sudah terletak dilantai dalam keadaan rusak kemudian saksi masuk ke dalam toko dan melihat steling sudah berantakan serta beberapa unit Hp Android hilang, lalu saksi menghubungi Muliadi pemilik toko untuk memberitau kejadian tersebut. 

Setelah itu, korban dan saksi memutar CCTV toko dan terlihat 2 orang laki-laki yang masuk ke toko dan melakukan pencurian, beruntung saksi mengenali kedua tersangka dan salah satu tersangka dikethui bernama Ikhsan.

Akibat kejadian itu Muliadi mengalami kerugian berupa 1 unit  Hp ViVo S1 Pro, 1 unit Hp ViVo Y12, 4 unit Hp Xioami Redmi Not 8, 1 unit Hp Xioami Mi Play, uang tunai kurang lebih Rp. 6000.000 dan beberapa unit Hp kecil merk Mito, ichery, Advan. 

Tanpa buang waktu lagi, pemilik dan saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru. Tidak berapa lama, personil unit Reskrim Polsek Medan Baru tiba dilokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Berdasarkan hasil olah TKP diketahui tersangka sebanyak 2 orang dan langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka Rio Amanda dan sudah ditahan untuk proses penyidikan.

"Berdasarkan keterangan dari tersangka Rio, ia tidak sendiri melainkan bersama Ikhsan Kurnia. Mengetahui tersangk Ikhsan sedang berada dibrumahnya anggota kita bersama-sama dengan anggota POM AU Lanut Swondo langsung melakukan penangkapan. Namun, saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya, tersangka berusaha melarikan diri sehingga diberikan tembakan peringatan danmun pelaku tidak mengindahkan, selanjutnya tersangka dilumpuhkan dengan menembak kakinya," kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah H. Tobing, SH,SIK dalam siaran persnya kepada wartawan, Kamis (6/2/2020).

Selanjutnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, untuk diberikan pertolongan medis. Setelah itu tersangka diamankan ke Polsek Medan Baru untuk penyidikan lebih lanjut berikut barang bukti 1 buah gembok yang sudah rusak dan Rekaman CCTV.

"Tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di Toko Laris. Tersangka merupakan residivis, dengan kasus yang sama di tahun 2018 dan di hukum selama 18 bulan di Rutan Tanjung Gusta Medan sampai tahun 2019," pungkas Kompol Martuasah.(Pet)
Share:
Komentar

Berita Terkini