Pekerjaan Jalan Aspal Hotmix Penghubung Antar Kecamatan Di Nias Utara Terindikasi KKN

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Nias Utara, Program Pemerintah Nias Utara Tahun 2019 tentang Pembangunan jalan  Hotmix yang menghubungkan kecamata  antar kecamatan menuju kota kabupaten  Nias Utara Terindikasi hanya Topeng Untuk menutupi  Dugaaan tindak Korupsi di Dinas PUPR kabupaten Nias Utara yang terbungkus Rapi di bawah kepemimpinan Kadis Bernard Nazara ST, yang Notabenya Sebagai Saudara Bupati Nias Utara Ingati Nazara. 
Bukan suatu Rahasia lagi pengaspalan jalan berkedok Aspal Hotmix tahun 2019 di wilayah kabupaten Nias Utara yang menghubungkan Kecamatan antar kecamatan menuju kota Tafaeri itu Gagal dan Hampir tidak bisa di Nikmati Oleh masyarakat, setelah di putus Kontrak oleh Kadis PUPR, namun Demi menyelamatkan Marwah Bupati Nias Utara di mata masyarakat  Kepala Dinas PUPR Nias Utara Mengambil tindakan Cepat, yang sudah Terstruktur, Sistematis dan Masif meneruskan Pekerjaan Tersebut dengan Cara Pekerjaan nya secara Swakelolah melakukan pengaspalan yang langsung dia tangani sendiri, dengan Membeli Bahan Material kepada Pihak ke tiga. 


Berdasarkan Hasil Konfirmasi Wartawan Deteksi.co kepada Kepala Dinas PUPR beberapa waktu lalu di ruang kerjanya Tentang pengaspalan Jalan Aspal Hotmix Ruas Hilinduria menuju Kecamatan Namehalu Esiwa, dan Ruas Lombuzaua Sawo, ianya membenarkan Pekerjaan nya di Laksanakan dengan Cara Swakelolah oleh dinas PUPR, dengan cara membeli Bahan material Berupa aspal kepada Pihak Ke Tiga, Namun Kadis tidak Menjelaskan berapa Jumlah Anggaran yang di habiskan Dari setiap Jalur Tetapi Kadis hanya menjelaskan Anggaran untuk Swakelolah Pengaspalan Jalan Hotmix Berkisar 4 Miliar rupiah anggaran itu diambil dari Dana Pemeliharan Rutin dinas PUPR tahun anggaran 2020.

Berdasarkan Hasil Investigasi Wartawan Deteksi.co di lapangan Pekerjaan Pembangunan Jalan Hotmix Hilinduria - Namöhalu Akhir Tahun 2019 Hanya siap sampai Pekerjaan Base, dengan Progres 80%, Begitu Juga Pekerjaan Jalan Dari Lombuzaua Kecamatan Lotu Menuju Kecamatan Sawo, Akhir Tahun 2019 Pekerjaan hanya siap Base, pengakuan Kepala Dinas PUPR Nias Utara kepada sejumlah Wartawan Pada Akhir tahun mengatakan Progres pekerjaan Base Jalur Lombuzaua-Ombolata Sawo mencapai 80% Ternyata Hasil Investigasi dilapangan Hingga akhir tahun 2019 baru 60%, setelah awal tahun 2020 baru di teruskan  Pekerjaan Basenya yang di sertai Pengaspalan.

Sehingga beberapa Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Di kabupaten Nias Utara,  menganggap Adanya ketidak Jujuran Kepala Dinas PUPR Kepada Masyarakat Nias Utara, terutama kepada Awak media terkait progres Pekerjaaan Proyek Jalan Hotmix di Beberapa Ruas di wilayah Nias Utara, Agus Hulu Ketua LSM Tipikor Kabupaten Nias Utara, 13/02/2020 kepada Deteksi. Co, di lotu mengharapkan, kepada Pihak Penegak Hukum Terutama Bapak Kapolda Sumatera Utara, Agar melakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi Pekerjaan Proyek Jalan Hotmix di Kabupaten Nias Utara yang anggaran nya Mencapai 30 Miliar lebih, yang mana Proyek ini berpotensi Sarat KKN beberapa Pejabat Teras Di Kabupaten Nias Utara Karena Menurut Agus Hulu berdasarkan Rumor yang beredar di Kalangan Para Pemborong, bahwa Proyek Jalan Hotmix di sejumlah Ruas Penghubung Antar kecamatan Menuju Kota Tafaeri itu adalah Punya salah satu Pejabat di Nias Utara dengan Memakai Topeng perusahaan Orang.

Mengenai pemutusan Kontrak itu hanya Salah satu trik Mafia proyek agar masyarakat menganggap Kadis PUPR Tegas dan Kepemimpinan Bupati Nias Utara Baik dan tidak Berpihak kepada Rekanan Nakal, Cetus Agus Hulu " Sambil Berpesan Dalam Waktu Dekat Akan ada Aksi Menuntut Penegak Hukum agar Di lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi di Dinas PUPR kabupaten Nias Utara. (Yason Harefa)
Share:
Komentar

Berita Terkini