Bawa 2 Kg Sabu, Polres Tanjung Balai Amankan Dua Tersangka Narkoba Jaringan Malaysia

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Tanjung Balai, Petugas Satuan Intelkam Polres Tanjung Balai telah berhasil ciduk TKI ilegal dari Malaysia saat berada di Jalan Arteri, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Jumat (7/2/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Adapun tenaga kerja Indonesia ditemukan petugas tersebut sejumlah 20 orang dan langsung di boyong ke Polres Tanjung Balai dan sesampainya di Mako Polres Tanjung Balai, dilakukan penggeledahan badan dan barang-barang bawaan ke 20 orang laki-laki dan perempuan.

Menurut Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira, Sik. MH mengatakan setelah dilakukan penggeledahan petugas menemukan dari dalam tas ransel milik tersangka Musassirin (21) warga Dusun Tanjung Desa Bandrong Kecamatan Peureul Kabupaten Aceh Timur Propinsi Nanggroe Aceh Darusalam ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus besar plastik transparan berisi narkotika jenis sabu.

Kemudian dari dalam tas ransel milik tersangka Muhammad Zul Fadlisyah alias Fadli (30) warga Dusun Lampoh Oe Desa Kota Panton Labu, Kec.Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Nanggroe Aceh Darusalam ini juga turut ditemukan 4 bungkus plastik transparan diduga berisi narkotika jenis sabu.

"Barang bukti yang berhasil kita amanakan yakni 1 bungkus besar plastik transparan diduga berisi Narkotika jenis sabu seberat 1050 gram, 1 bungkus plastik transparan diduga berisi Narkotika jenis sabu dengan berat kotor 280 gram, 1 bungkus plastik transparan diduga berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 250 gram, 1 bungkus plastik transparan diduga berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 270 gram dan 1 bungkus plastik transparan diduga berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 250 gram," kata Kapolres Tanjung Balai kepada wartawan, Sabtu (8/2/2020).

Selain itu pihaknya juga turut mengamankan 1 unit handphone merk samsung warna putih, 1 unit handphone merk Samsung warna kuning emas, 1 buah buku paspor atas nama Muhammad Zul Fadlisyah, 1 buah tas ransel merk Polo warna hitam, 1 buah tas ransel merk Xiuxianbeibad warna abu-abu.

Kepada petugas kedua tersangka mengaku bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah benar mereka.

Lebih lanjut mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini menjelaskan, saat ini Satres Narkoba dan Sat Intel Polres Tanjungbalai masih mengembangkan kasus ini apakah ada keterlibatan pihak lain. (Red/Pet)
Share:
Komentar

Berita Terkini