Rapat Konsultasi Kedua Pembebasan Lahan Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung Berlangsung Kondusif

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Batu Bara, walaupun sempat di warnai keributan di pada rapat pertama pada Senin (10/2/2020). Rapat Konsultasi kedua di Kuala Tanjung berjalan dengan aman dan damai lantaran mendapat pengawalan personil Polres Batu Bara, Selasa (11/2/2020).

Dalam musyawarah Konsultasi Publik tersebut untuk pembebasan lahan pengembangan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, Kab. Batu Bara di Desa Kuala Tanjung yang diadakan kedua kali ini berjalan dengan aman dan damai.

Adapun dalam musyawarah masyarakat terkait pembebasan lahan tanah dan bangunan milik masyarakat masi berjalan dengan kesepakatan kesepakatan juga negoisasi tentang ganti untung atau ganti rugi masyarakat belum teralisai kesepakatan yang pasti.

Sebelum mendapatkan kesepakatan yang jelas dengan tawaran yang di dengar masyarakat dari keterangan media sebesar Rp.350 ribu rupiah per meter belum di sepakati masyrakat pada umumnya .

Menurut Huni salah seorang warga yang terkena penggusuran mengatakan itu terlalu kecil, ini namanya ganti rugi.

"Kalau segini kami mau pindah kemana untuk membangun rumah kami kembli saja tidak cukup. kami berharap agar harga yang terbaik yang di katakan ganti untung oleh Presiden Jokowi itu benar adanya. Kami yang terkena dampak penggusuran ini bisa mendapat ganti lebi baik dan layak," ucap warga Huni yang merupakan warga Kuala Tanjung.

Rapat teresebut di hadiri oleh Perwakilan dari Pemkab Batu Bara, Kapolres Batu Bara yang di wakili oleh Kabag Ops, Kompol Rudi Candra, SH, Sekda dan para Kepala Desa. Dalam rapat tersebut menghasilkan 2 Opsi kesepakatan yang pertama masyarakat tidak akan terima apa bila harga belum di sepakati dengan ganti untung oleh PT. Pelindo 1 dengan pemilik lahan dan tidak boleh ada transaksi jual beli antara pemilik lahan  dengan pihak lain.

Kedua, penggusuran terlaksana apa bila sudah ada kesepakatan harga antara pihak PT. Pelindo 1 dengan pemilik lahan.

Dalam rapat tersebut sempat disusupi benerapa oknum agen masyarakat hingga akhirnyab musyawara kunsultasi sempat terjadi keributan di Kantor Kepala Desa Kuala Indah hingga membuat Kapolres Batu Bara, AKBP Ikhwan Lubis, SH.MH mengirimkan personilnya untuk melakukannpengamanan.

Kabag Ops Polres Batu Bara, Kompol Rudi Candra,SH mengatakan musyawara hari ini berjalan lancar aman dan kekeluargaan tidak ada aksi provokasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab seperti kejadian semalam di Kuala Indah.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kalau melakukan musyawara yang sifatnya masal harap untuk melaporkan kepada kami pihak kepolisian agar bisa lebih di jamin keaman, jangan seperti di rapat pertama karena tidak ada laporan ke Polres Batu Bara. Itu sangat berbahaya," tegasnya.

Sementara Kapolres Batu Bara, AKBP Ikhwan Lubis, SH.MH mengatakan untuk permasalahan masyrarakat kususnya wilaya hukum Polres Batu Bara agar bisa selalu mengutamakan ke amanan dan kekondusiban.

"Kami akan selalu bersama masyarakat dan mengawal masyarakat dan kami juga akan mejamin ke amanan seluruh masyarakat Kab. Batu Bara ini. Kami akan tindak bagi para provokasi yang sipatnya mengacau masyarakat dan pembangunan untuk kemajuan daerah kita ini," tgas Kapolres. (Boim)
Share:
Komentar

Berita Terkini