Selama Ops Antik Toba 2020 Polres Sergai Ringkus 14 Tersangka Narkoba

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Sergai, Selama pelaksanaan Operasi Antik Toba Tahun 2020 di Polres Sergai berhasil menangani 12 laporan polisi kasus Narkoba dengan 14 tersangka, Rabu (05/02/2020), sekira pukul 17.30 WIB di halaman Mapolres Sergai.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, S.H M.Hum, didamoingi Waka Polres, Kompol Gunawan Hery Sudarto, S.Sos, M.H, Kabag Ops Kompol Sofyan, S.H, Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, Ps. Kasubbag Humas Ipda Zulfan Ahmadi, Kaur Bin Ops Narkoba Iptu Defta Sitepu dan Kanit 1 dan Kanit 2 Res Narkoba.

Selama 9 hari pelaksanaan Operasi Antik Toba Tahun 2020 di Polres Sergai disebutkan Kapolres telah ditangani 12 laporan polisi kasus Narkoba dengan 14 tersangka terdiri atas 12 laki laki dan 2 perempuan.

Mengenai status keempatbelas tersangka disebutkan 8 tersangka merupakan pengedar Narkoba dan 6 tersangka ditetapkan sebagai pengguna Narkoba.

Sementara jumlah barang bukti yang berhasil disita jenis sabu seberat 534,66 Gram, ganja seberat 4,28 Gram, Pil Extasy  seberat 0,2 Gram dan uang tunai sebesar Rp. 457.000.

Diungkapkan Kapolres, terhadap tersangka pengedar terpaksa ditempuh tindakan tegas terukur.

Kedua tersangka yang dihadiahi timah panas adalah Martin Ginting (39) warga Pondok Agung, Kel. Melati Kebun, Kec. Perbaungan, Sergai (dengan BB Shabu seberat 468,5 Gram) serta Wima Nutria Alias Botak (28) warga Dusun IX Firdaus, Kec. Sei Rampah, Sergai (dengan BB Shabu seberat 51,05 Gram).

Dengan gamblang Kapolres mengungkapkan identitas 8 tersangka pengedar Narkoba yakni M. Lutfi (52), Nanang (42), Ahmad Sumardi (47),
Misgian Syahri (39), Veri Pramana (31), Martin Ginting (39), M. Iqbal (25) dan Wima Nutria (28).

Sedangkan identitas 6 pemakai adalah Yusri (39), Suheri (29), Syahrial Hsb (42), Hendrik Pramana (30Thn) serta 2 perempuan Ika Unari (37) dan Saddiah (31).

Mengenai pasal yang dipersangkakan terhadap pengedar ganja melanggar Psl 114 (1) Sub Psl 111 UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 Tahun dan Denda paling dedikit Rp.1 Milyar paling banyak Rp.10 Milyar.

Terhadap lengedar sabu melanggar  Psl 114 (2) Sub Psl 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 7 Tahun paling lama 20 Tahun dan denda paling sedikit Rp.1 Milyar paling banyak Rp.10 Milyar.

Sedangkan terhadap pemakai melanggar  Psl 112 (1) Sub Psl 127 UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 Tahun paling lama 12 Tahun dan denda paling sedikit Rp. 800 Juta paling banyak Rp. 8 Milyar.(Red/ril)
Share:
Komentar

Berita Terkini