Sodomi 12 Anak Dibawah Umur, 4 Pelaku Komplotan LGBT Ditangkap Polisi, 1 DPO

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Empat Lawan, Personil Unit Reskrim Polisi Sektor (Polsek) Pendopo yang dipimpinan Kanit Reskrim Ipda Yopi Maswan berhasil menangkap 4 komplotan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang diduga mencabuli 12 anak usia di bawah umur di Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, sedangkan 1 pelaku lainya berhasil melarikan diri, kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), Selasa (11/02/2020).

Ke empat komplotan LGBT ini dibekuk di sebuah salon milik salah tersangka Firman. Modus dari 4 tersangka komplotan LGBT ini adalah dengan membujuk anak-anak yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, dengan iming-iming uang Rp.10 ribu hingga Rp.15 ribu.

Dari data yang dihimpun, ke empat tersangka tersebut bernama Firmanto alias Firman (27) bin Nangcik, warga Kelurahan Pagar Tengah, Iwan Arianto alias Iwan (27) bin Tamrin, warga Desa Gunung Meraksa Baru, Arasid Tasrik alias Tasrik (52) bin Mascik, warga jalan Jati Kelurahan Pendopo, Djalalludin alias Jalal (43) bin M. Yusuf (Alm), warga Desa Tanjung Raman, sedangkan Aan (30), warga Desa Bayau Kecamatan Pendopo melarikan diri (DPO).

Kejadian ini terungkap pertama kali dilaporkan oleh korban berinisial RYY (14) bin ST ke Polsek Pendopo atas peristiwa pencabulan terhadap dirinya.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kapolsek Pendopo Iptu Hariyanto membenarkan kejadian tersebut.

Kapolsek Pendopo Iptu Hariyanto menjelaskan kejadiannya, bermula bertempat di sebuah salon milik tersangka Firman yang berada di Kelurahan Pagar Tengah, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.

Modus para pelaku ini terbilang menarik, yakni iming-iming akan memberikan uang kepada 12 korbannya, para pelaku sempat senantiasa melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.

"Ada 12 korban, modusnya para korban diberi uang Rp.10 ribu hingga Rp.15 ribu,” kata Kapolsek Pendopo Iptu Hariyanto.

Berdasarkan Pengakuan pelaku Firman bahwa Iwan Tasrik, Aan dan Jalal pernah melakukan tindak pidana yang sama terhadap korban berinisial OM, HR dan AL.

“Empat pelaku telah kita tangkap dan 1 tersangka masih DPO dan diminta untuk segera menyerahkan diri. Kini ke empat tersangka dibawa ke Polsek Pendopo untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya," jelas Kapolsek Pendopo.

Atas perbuatanya para tersangka ini di kenakan undang undang perlindungan anak di bawah umur. Para tersangka dikenakan pasal 81 Jo 82 UU RI No.35 Tahun 2014) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (Red/adc)
Share:
Komentar

Berita Terkini