Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Anggota DPR RI Junimart Girsang Minta Lampiran Surat Laporan Poybe Siahaan Agar Disampaikan Ke Kapoldasu dan Kapolri

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Masih ingat dengan kasus penghinaan yang dialami oleh korban Poybe Br. Siahaan (54) warga Jalan Buku Gang Sejahtera No.64 B, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah, Kota Medan pada Jumat (18/1/2019) silam, atas penghinaan dan pengancaman yang diduga dilakukan oleh oknum Lurah Sei Putih Barat berinisial DZ dan kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Medan Baru dengan nomor : LP/113/1/2019/SU/ SPKT SEK MEDAN BARU kemudian berkas laporan korban di limpahkan ke Polrestabes Medan pada tanggal 06 Agustus 2019.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPR RI, DR Junimart Girsang, SH, MBA, MH mengatkan, karena ini sudah menyangkut perlindungan hukum yang berkeadilan kepada penegak hukum dalam hal ini Polrestabes Medan.

"Kalau memang korban ini merasa hak hukumnya itu tidak ditangani dengan baik oleh Polrestabes Medan, maka korban bisa melaporkannya ke Propam Polda Sumut, supaya penyidik Polrestabes Medan yang menangani laporan itu di periksa," ujar politisi dari Fraksi PDIP kepada wartawan usai melakukan kunjungan kerja ke KPU Sumut, Kamis (12)3/2020).

Sambung Anggota Komisi II DPR RI, periode 2019 - 2024 ini menyebutkan, ada apa dengan laporan itu sudah sekian lama tidak berjalan. Mungkin oknum Lurah itu merasa ia tidak bisa dihukum.

"Atas dasar ini, saya menyarankan sebaiknya korban melaporkannya ke Propam Polda Sumut dan kalau bisa saya minta lampiran surat laporan korban Poybe Siahaan, agar saya bisa menyampaikannya kepada Kapolda Sumut atau ke Kapolri," beber Junimart.

Tambah Junimart menjelaskan, ini bukan karena perkara kecil besarnya, ini masalah hak hukum dan keadilan di negara ini. Masalah data pemuktahiran yang sudah dilakukan secara Elektronik, kalau KK warga tidak aktif, lantas warga menanyakan kepada oknum Lurahnya sendiri, seharusnya oknum Lurah itu jangan marah marah dengan warganya.

Tidak hanya itu, Anggota Komisi II DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut III ini menyarankan agar korban juga dapat melaporkan hal ini kepada Plt Wali Kota Medan tentang prilaku Lurahnya yang tidak menjalankan tugasnya secara cerdas dan santun. "Itu tidak bagian dari Pancasila kalau sudah begini prilaku Lurahnya," tegasnya.

Berita sebelumnya, terkait kasus penghinaan dan pengancaman yang dialami oleh korban Poybe Br. Siahaan (54) Warga Jalan Buku Gang Sejahtera No.64 B, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, pada Jumat (18/1/2019) silam, telah di laporkan kasus penghinaan dan pengancamn tersebut ke Polsek Medan Baru dengan nomor : LP/113/1/2019/SU/ SPKT SEK MEDAN BARU kemudian berkas laporan korban di limpahkan ke Polrestabes Medan.

"Kasus penghinaan yang dilakukan oleh oknum Lurah Sei Putih Barat berinisial DZ telah saya laporkan ke Polsek Medan Baru pada Jumat (18/1/2019) silam, namun pihak Polsek Medan Baru telah melimpahkan laporan saya ke Polrestabes Medan," ujar korban Poybe kepada wartawan, Rabu (26/2/2020) sore.

Selanjutnya, setelah menjalani proses pemeriksaan korban dan saksi serta penyitaan alat bukti copy rekaman suara oknum Lurah Sei Putih Barat dalam Flasdisk yang diberikan kepada penyidik pembantu Brigadir Imanuel Dachi, namun hingga sampai saat ini korban mengaku bahwa laporannya masih belum jelas kemana rimbahnya.

 "Saya berharap proses hukum terhadap kasus yang telah saya laporkan setahun lalu ke Polrestabes Medan benar-benar dilaksanakan dan dikerjakan sampai pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan terhadap terlapor hingga menjadi pelajaran bagi terlapor agar oknum Lurah tersebut tidak semena-mena terhadap warganya," harap sembari menunjukan bukti laporan yang telah dilimpahkan ke Polrestabes Medan.

Ketika kasus tersebut di konfirmasi ke Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jhonny Edison Isir melalui pesan whatsApp tidak menjawab meskipun telah dibaca Kapolrestabes Medan.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak ketika dikonfirmasi, Rabu (26/2/2020) sekira pukul 20.49 WIB, mengatakan akan mengecek laporan korban. "Saya cek dulu ya," tulis mantan Kasubdit III Dit Reskrimum Polda Sumut ini melalui WhatsApp.(Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini