Warga Transmigrasi Sp.tiga Desa Paya Tampu Aceh Tengah Keluhkan Air Bersih

Editor: DETEKSI.co author photo
Deteksi.co-Aceh Tengah, Warga transmigrasi Sp.tiga keluhkan air. bersih" jangankan untuk mandi untuk masak nasi saja masyarakat sulit mendapat kan air bersih, Sabtu, (28/03/2020).

Warga masyarakat transmigrasi (sp. tiga) desa paya Tampu (Pameu) kecamatan rusip antara kabupaten Aceh tengah minum air Kubangan sebagai air minum dan untuk masak nasi serta mandi.

Menurut keterangan salah satu warga selaku penghuni warga transmigrasi Sp.tiga kepada awak media pemerintah terkesan tutup mata terkait keluhan kami masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan air bersih sehinga warga banyak yang minggat disebabkan faktor air bersih tidak ada.

Sebelumnya kami sudah pernah menyampai kan kepihak dinas terkait, namun semuanya itu sia-sia seakan-akan kami ini sebagai hewan ternak nya, dan saya meharapkan kepada pak Gubernur dan juga bapak presiden RI. Jokowi, Mohon kiranya bapak presiden ambil tindakan terkait dinas yang bersangkutan karena mereka membuat kami warga transmigrasi menderita.

"dan yang sangat kami sesalkan dimana rumah sekolah (SD) setelah dibuat tidak pernah di buka sehinga anak-anak kami terpaksa sekolah di luar transmigrasi berjarak lebih kurang tiga kilometer berjalan kaki sehinga berisiko tinggi seringkali terkejut dengan kelompok satwa gajah liar 

Kami sangat mengharapkan air. bersih menjelang bulan Ramadhan ini agar kami bisa beribadah bisa memasak bisa mandi 
Sehinga kami tidak meminum lagi air kubangan yang di gali setengah meter guna menampung air hujan sebagai untuk kebutuhan sehari-hari 

"dan kami meharapkan kepada seluruh wartawan nasional dan aceh serta mahasiswa Aceh tolong sampaikan jeritan kami ini" sebagai warga transmigrasi  warganegara indonesia yang ditransmisikan agar presiden RI Jokowi
Menindak instansi yang terkait agar kami mendapatkan kepedulian serius dari pemerintahan 

"dan dinas terkait kami bukan hewan ternak kami jugak manusia seperti orang-orang yang lainnya, walaupun kami warga miskin dimana hati runani kaliyan papar nya, dengan nada sedih"(charim/rn)
Share:
Komentar

Berita Terkini