Dibawa Pengembangan Melarikan Diri Pula, Betis Residivis Curanmor Ditembak Tekab Polsek Helvetia

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Helvetia, menembak seorang residivis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Tersangka Charles Tampubolon alias Ucok (32), terpaksa ditembak di kakinya karena berusaha melarikan diri saat pengembangan kasusnya, Rabu (8/4/2020) malam.

Tersangka yang bermukim di Jalan Gaperta Gang Lestari No.391 Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia ini selanjutnya diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, guna untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah mendapatkan perawatan medis, tersangka Charles Tampubolon langsung diboyong ke Polsek Medan Helvetia untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka diringkus atas laporan korbannya, Wilson Sialagan (42) warga Jalan Perkutut Gang Mulia No.48-A Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, yang kehilangan sepeda motor Honda Supra 125 warna hitam plat BK 3375 AEG di teras rumahnya," kata Kapolsek Helvetia Kompol Pardamean Hutahean SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Suyanto Usman, Kamis (9/4/2020) kepada wartawan.

Lanjut dikatakan Kompol Hutahean bahwa tersangka Ucok ditangkap Panit II Reskrim Polsek Helvetia, Ipda Theo yang membintangi Film Sang Prawira.

"Kala itu, Selasa, 7 April 2020 sekira pukul 18.00 WIB, korban sedang berada di teras rumah sambil bercengkerama dengan tetangganya. Kemudian, korban kembali ke rumahnya untuk makan malam dan mengajari anaknya untuk belajar. Tak lama, korban melihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi di tempatnya," urai Kompol Pardamean.

Atas kejadian itu, korban kemudian mendatangi Polsek Medan Helvetia untuk membuat laporan pengaduan. Atas laporan korban, Tekab Polsek Helvetia yang dipimpin Ipda Theo menerima informasi bahwa tersangka Ucok sedang berada di Jalan Gaperta tepatnya di Warnet Ersa. Mendapat informasi tersebut, tim langsung menuju ke lokasi dimaksud dan berhasil meringkus Ucok.

"Saat diintrogasi, tersangka Ucok sempat berkelit, namun setelah diperlihatkan rekaman CCTV, ia mengakui perbuatannya yang sempat viral di medsos," urai Kompol Pardamean.

Kemudian, sambung Kompol Pardamean, saat tim melakukan pengembangan kasusnya, Ucok berusaha melarikan diri.

"Dengan sigap, tim kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis kaki tersangka setelah sebelumnya diberi tembakan ke udara sebanyak tiga kal," ungkap Kompol Pardamean.

Dari tersangka, sambung Kompol Pardamean, tim berhasil mengamankan barang bukti kunci letter T, topi, sepasang sandal warna hitam dan uang tunai Rp215.000.

Tersangka pernah melakukan aksinya di berbagai tempat, yakni di Jalan Perkutut No.2 kos Wikes Helvetia, Jalan Gaperta Gang Lestari No.396 Helvetia Tengah, Jalan Perkutut Gang Mulia No.1A tepatnya di rumah kos Helvetia, Jalan Kapten Muslim simpang Jalan Perkutut Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia, serta di Jalan Gaperta Gang. Setiabudi No.64 Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia, dan di Jalan Setia Lingkungan I No.6 Kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Helvetia.

"Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," pungkas Kompol Pardamaean Hutahaean SH SIK. (Red/Pet)
Share:
Komentar

Berita Terkini