Dua Dari Tiga Pelaku Jambret di Dipelor Tekab Polsek Helvetia

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Medan Helvetia tembak kaki di dua pelaku jambret yang beraksi Jalan Asrama, Kel. Cinta Damai, Kec. Helvetia, simpang Pondok Kelapa, Jumat (17/4/2020) sekira pukul 17.00 WIB.

Peristiwa itu berawal pada Kamis (20/2/2020) silam, sekira pukul 15.00 WIB, korban bernama Heny Wahyuni (43) warga Jalan Gatot Subroto No. 21 Lingkungan VIII, Kel.Sei Sekambing C II, Kec. Medan Helvetia, ketika itu korban sedang mengendarai sepeda motornya seorang diri dari simpang pondok kelapa melintas ke Jalan Asrama, Kel. Cinta Damai, Kec. Helvetia.

Tiba-tiba seseorang dengan berboncengan sepeda motor datang dari belakang korban, dan langsung menarik tas sandang korban dan kabur meninggalkan korban.

Atas kejadian tersebut, korban mendatangi Polsek Helvetia untuk membuat Laporan Pengaduan ke Polsek Medan Helvetia dengan nomor : LP/104/Il/2020/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia tanggal 20 Febuari 2020 pelapor atas nama Heny Wahyuni.

Akibat kejadian tersebut korban, mengalami kerugian 1 buah tas warna hitam berisi 1 buah Hp merek Oppo F9 warna ungu dan 1 buah dompet berisi KTP serta uang tunai Rp.150.000 ribu total kerugian korban ditaksir Rp.4.500.000 rupiah.

Disaat Tekab Polsek Medan Helvetia yang dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Theo, sedang melaksanakan Patroli bersama anggota di wilayahnya, pada Jumat (17/4/2020) sekira pukul 17.00 WIB, mendapat informasi dari masyarakat, bahwasanya salah satu pelaku sedang berada di Jalan Gaperta Ujung, tak mau buruannya kabur, Tekab Polsek Medan Helvetia langsung mengamankan pelaku Fatwa Yuda Pratama (24) warga Jalan Setia Luhur No.178, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, yang berperan sebagai pemetik.

Pelaku Fatwa Yuda Pratama mengakui perbuatannya dan atas pengakuan dari  pelaku Yuda bahwasanya ia melakukan aksinya bersama temannya yang bernama M. Rama (21) warga Jalan Kelambir V Gang Waka, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia ini berperan sebagai joki dan serta Ridwan Hardiansyah (19) warga Jalan Kpt. Muslim Gang Sadar, Kec. Medan Helvetia, pemilik sepeda motor yang digunakan saat beraksi. Selanjutnya Tekab Polsek Medan Helvetia kembali memburu pelaku M. Rama yang tak jauh dari lokasi penangkapan Yuda, dan selang berapa lama kemudian pelaku M. Rama dapat diamankan dan ianya mengakui perbuatannya bersama Yuda dan ia bertindak sebagai Joki saat beraksi.

Kembali Tekab Polsek Medan Helvetia melakukan pengembangan terkait  sepeda motor yang digunakan kedua pelaku dan pengakuan dari kedua pelaku, bahwasanya sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksinya, sepeda motor milik Ridwan yaitu Scopy BK 2251 AGA.

Saat Tekab Polsek Medan Helvetia yang dipimpin Ipda Theo melakukan pengembangan untuk mengambil sepeda motor yang pelaku gunakan, kedua pelaku mencoba melarikan diri.

Takut buruannya kabur, kemudian Tekab Polsek Medan Helvetia memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 (tiga) kali, namun kedua pelaku tidak mengindahkan peringatan yang diberikan oleh petugas sehingga kedua pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur kearah kaki kedua pelaku.

Selanjutnya kedua pelaku diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan untuk mendapatkan perawatan medis, dan usai mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara Medan, selanjutnya kedua pelaku diboyong ke Polsek Medan Helvetia untuk dilakukan penyidikan.

Adapun barang bukti yang dapat diamankan dari pelaku satu unit sepeda motor Honda Scopy BK 2251 AGA dan satu buah helm warna hitam.

Para pelaku kerab beraksi dibeberapa lokasi  di wilayah Kota Medan, yakni d Jalan Asrama Gaperta sebelum lampu merah, Jalan Gatot Subroto Gang Rasmi, Kel. Sei Sikambing C - II, dan di Jalan Kapten Muslim Gang Jawa, Kel. Sei Sikambing C - II, di Jalan T. Amir Hamzah, Kel. Helvetia Timur, di Jalan Abdul Manaf Lubis Kel. Helvetia Timur, dan di Jalan Gaperta depan Kolam Renang Kartika, Kel. Helvetia Tengah, Kec. Medan Helvetia.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamaean Hutahaean.S.H.S.I.K, kepada awak media, Minggu (19/04/2020), membenarkan penangkapan terhadap pelaku.(Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini