Jelang Ramadhan, Paket Bantuan Sembako Pemerintah Tak Kunjung Datang

Editor: DETEKSI.co author photo
ilustrasi
DETEKSI.co - Rantauprapat, Pemerintah kabupaten labuhanbatu dituding lamban dalam melaksanakan pendataan dan penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat miskin pasca dampak Pendemi Covid-19.

Pasalnya, sampai saat ini , Kamis (23/04/2020) paket sembako yang telah dijanjikan kepada masyarakat miskin di kabupaten labuhanbatu tidak kunjung datang dan tersalurkan.

" Sampai saat belom ada , paket sembako saya terima padahal kemarin waktu minta data nya cepat kali mereka" Bilang HS (45) salah seorang warga yang mengaku sebagai penerima .

Dia menyesal kan lamban nya  kinerja pihak-pihak yang telah diamanahkan oleh pihak pemerintah untuk melakukan pendataan dan penyaluran bantuan paket sembako yang telah dijanjikan kepada nya, " aneh nya , sewaktu ditanya sama mereka , mereka juga tidak tau kapan akan di salurkan, padahal lusa kita sudah menjalankan ibadah puasa " kesalnya.

Dia berharap pemerintah kabupaten labuhanbatu menanggapi keluhannya dan segera menyalurkan bantuan paket sembako tersebut," sedikit banyak itu juga yang kami harapkan, Kepada pak bupati tolong lah pak , segera salurkan bantuan nya" Harap nya.

Sebelumnya, Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe seperti dilansir website resmi pemerintah setempat, sempat berjanji paket sembako akan diterima masyarakat yang membutuhkan paling lama sebelum Ramadan 1441 H.

Namun hingga kini, masyarakat yang telah didata oleh masing-masing kepala lingkungan dan kepala dusun, belum juga menerima paket sembako dampak Covid-19 dari Pemkab Labuhanbatu.
Sementara terkaitan itu Sekdakab labuhanbatu Ahmad Muflih menjelaskan bahwa Pemkab Labuhanbatu masih terus memilah nama-nama masyarakat calon penerima bantuan paket sembako pasca dampak Covid-19.

Untuk memastikan penerima tepat sasaran dan tidak tumpang tindih, pemerintah bahkan harus
menyinkronkan data dengan Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

Pemkab akan menyalurkan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak covid dan saat ini dinas sosial sedang melakukan pendataan," terang Sekda Labuhanbatu, Ahmad Muflih.

Diakuinya, pendataan kali ini sedikit rumit karena harus memilah mana masyarakat yang dibantu dari pemerintah pusat, bantuan propinsi dan bantuan dana desa dan sisanya akan dibantu pemerintah daerah.
"Pendataan ini dilakukan sangat berhati-hati agar tepat orang dan sasaran serta tidak tumpang tindih," tegas Muflih lagi.(Dian)
Share:
Komentar

Berita Terkini