Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Keluarga Efarianti Pindah Ke Kontrakan Baru di Jalan Selam III

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Ternyata keluarga pasangan suami istri yang sempat viral di dunia Maya itu telah pindah ke kontrakan yang baru di Jalan Selam III, Lingkungan VI, Kel. Tegal Sari Mandala I, Kec. Medan Denai, Senin (27/4/2020).

Sebelumnya, mereka diusir dari kontrakannya yang lama dan mereka pun tinggal di salah satu rumah kosong di Jalan Tuba/ Perjuangan Gang Mesjid No.13, Kel. Tegal Sari Mandala III,  Kecamatan Medan Denai, Medan, selama dua hari.

Menurut informasi pasutri itu pindah bersama 5 anaknya pada Minggu (26/4/2020) malam sekira pukul 00.00 WIB. Mereka membawa barang-barangnya dengan menggunakan becak motor (Betor).
Setelah dicari tau, ternyata keluarga pasangan suami istri telah pindah ke kontrakan yang baru di Jalan Selam III, Lingkungan VI, Kel. Tegal Sari Mandala I, Kec. Medan Denai.

"Alhamdulillah. Ternyata mereka sudah dapat kontrakan baru. Kami kira mereka pergi entah kemana, inilah rezeki anak-anaknya yang diberikan Allah Subhanahu wa ta'ala dan diberikan tempat tinggal yang baru di Jalan Selam III," ucap seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang merupakan warga Gangg Masjid.

Sebelumnya, pasangan pasutri dari kontrakannya yang lama dan pindah ke Jalan Tuba / Perjuangan Gang Mesjid No.13, Kel. Tegal Sari Mandala III,  Kecamatan Medan Denai, Medan.

Karena viral di media sosial Facebook (Medsos FB) pada Sabtu (25/4/2020), kemarin, pasutri bernama Efarianti Boru Ritonga (34) dan ZR (38) dan bersama 5 anaknya pindah ke kontrak baru di Jalan Selam III, Lingkungan VI, Kel. Tegal Sari Mandala I, Kec. Medan Denai.

Amatan di rumah lama di Gang Mesjid terlihat sepi dan seluruh jendela terbuka, kemudian pagar rumah itu juga terlihat terbuka lebar.

Menurut salah seorang warga sekitar bernama Suratni (50), mengatakan mereka sudah tidak ada lagi di rumah itu. Mereka pergi bersama 5 orang anaknya, sambil membawa barang-barangnya dengan menggunakan dua becak motor (Betor).

"Mereka pergi (pindah) Minggu (26/4/2020) tengah malam sekira pukul 00.00 WIB, bersama anak-anaknya sambil membawa dua becak lebih bantuan sembako yang diberikan orang yang simpati kepadanya," ungkap janda 8 anak ini kepada wartawan, Senin (27/4/2020).

Sambung Suratni menjelaskan, bawa pasutri itu baru dua menempati rumah kosong itu. Rumah itu mau di jual pemiliknya dan sementara pemiliknya sudah tinggal di Kalimantan. Karena mereka diusir dari kontrakannya yang lama jadi mereka di suruh menempati rumah itu.

"Setiap hari suami istri itu meninggalkan anak-anaknya dari pagi sampai malam. Karena merasa kasihan, beberapa warga pun memberikan beras dan membeli nasi kepada anak-anaknya. Kami heran mereka baru tinggal dua hari disini langsung ramai otang-orang memberikan bantuan ternyata ada yang memviralkan, disini masih banyak warga yang layak diberikan bantuan, maunya diberikan bantuan juga lah," beber Suratni diamini warga lainnya.

Sementara Iyem (60) warga setempat juga merasa heran dengan pindahnya pasang suami istri itu. "Sementara pemilik rumah yang baru mereka tempati dua itu tidak ada mengusir mereka, kenapalah mereka mesti pindah rumah malam-malam," ketus Iyem.(Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini