Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Pasutri Viral di Medsos Telah Pindah Rumah

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Pasangan pasutri ini yang terdampak pandemik Virus Corona yang sempat viral di media sosial Facebook (Medsos FB) pada Sabtu (25/4/2020), kemarin, di duga pindah ke kontrakan yang baru dengan membawa dua becak barang-barangnya dari Jalan Tuba / Perjuangan Gang Mesjid No.13, Kel. Tegal Sari Mandala III,  Kecamatan Medan Denai, Medan.

Setelah viral di medsos, pasutri berinisial E Boru Ritonga (34) dan ZR (38) dan bersama 5 anaknya yang diusir dari kontrakannya dan tinggal di salah satu rumah kosong di Jalan Tuba/ Perjuangan Gang Mesjid No.13, Kel. Tegal Sari Mandala III,  Kecamatan Medan Denai, Medan. Mendadak dikabarkan hilang telah pindah dari rumah tersebut. Terlihat kondisi rumah di Gang Mesjid terlihat sepi dan seluruh jendela terbuka, kemudian pagar rumah itu juga terlihat terbuka lebar.

Pindahnya pasutri bersama 5 orang anaknya itu ternyata menjadi misterius. Setelah ditelusuri, ternyata pasutri itu meninggalkan rumah yang baru mereka tempati selama dua hari itu pada Minggu (26/4/2020) tengah malam sekira pukul 00.00 WIB.
Menurut salah seorang warga Gang Mesjid bernama Suratni (50), mengatakan mereka sudah tidak ada lagi di rumah itu. Mereka pergi bersama 5 orang anaknya, sambil membawa barang-barangnya dengan menggunakan dua becak motor (Betor).

"Mereka pergi (pindah) Minggu (26/4/2020) tengah malam sekira pukul 00.00 WIB, bersama anak-anaknya sambil membawa dua becak lebih bantuan sembako yang diberikan orang yang simpati kepadanya," ungkap janda 8 anak ini kepada wartawan, Senin (27/4/2020).

Sambung Suratni menjelaskan, bawa pasutri itu baru dua menempati rumah kosong itu. Rumah itu mau di jual pemiliknya dan sementara pemiliknya sudah tinggal di Kalimantan. Karena mereka diusir dari kontrakannya yang lama jadi mereka di suruh menempati rumah itu.

"Setiap hari suami istri itu meninggalkan anak-anaknya dari pagi sampai malam. Karena merasa kasihan, beberapa warga pun memberikan beras dan membeli nasi kepada anak-anaknya. Kami heran mereka baru tinggal dua hari disini langsung ramai otang-orang memberikan bantuan ternyata ada yang memviralkan, disini masih banyak warga yang layak diberikan bantuan, maunya diberikan bantuan juga lah," beber Suratni diamini warga lainnya.

Sementara Iyem (60) warga setempat juga merasa heran dengan pindahnya pasang suami istri itu. "Sementara pemilik rumah yang baru mereka tempati dua itu tidak ada mengusir mereka, kenapa mereka malah pindah rumah malam-malam," ketus Iyem (60).

Hingga sampai berita ini diterbitkan keberadaan pasangan suami istri bersama anaknya itu tidak diketahui keberadaannya.(Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini