Pemkab Bener Meriah Salurkan 15,2 Ton Bibit Padi kepada Masyarakat

Editor: DETEKSI.co author photo
Deteksi.co-Bener Meriah, Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah bersama warganya dalam menjaga ketahanan pangan saat pandemi Covid-19 ini, Bupati Tgk. H. Sarkawi didampingi oleh Ketua DPRK Mhd. Saleh, Wakil Ketua I Tgk. Husnul Ilmy, S.Sy, Wakil Ketua II Anwar, Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Ir. Abadi, Camat Timang Gajah Budi Nugroho, S.IP, Danramil  Abdul Azis, Kapolsek Timang Gajah Selodelen menyalurkan bibit pada kepada masyarakat di Balai Penyuluhan Datu Beru Sp. IV Jln. Air Asin Lampahan, Rabu, (29/4/2020).

Bupati Tgk. H. Sarkawi dalam kata sambutan sekaligus arahannya dalam penyaluran bibit tersebut menyampaikan, saat ini Bener Meriah, Aceh, Indonesia bahkan dunia sekalipun sedang diujioleh wabah Covid-19, namanya bagus tapi dampaknya yang tidak bagus, ungkap Bupati.

"Seluruh dunia sekarang ini sedang menjerit karena  wabah coronanya, tanpa pandang bulu, apakah pejabat, artis seniman, orang kaya, orang miskin semuanya terkena wabah corona ini, itu dampak dari segi kesehatannya", tambahnya.

Sedangkan dampak ekonominya jelas Bupati, ini lebih luas lagi bukan hanya Bener Meriah tapi secara global, "Di Bener Meriah kita memiliki barang yang dibutuhkan oleh dunia yaitu kopi, tapi begitu pengiriman ini terganggu dampaknya luar biasa yang menimpa kita, jelasnya.

"Repotnya lagi, kalau beras tidak bisa diekspor itu bisa dimakan, tapi kalau kopi tidak, oleh sebab itu kita harus punya rancangan", imbuh Tgk. H. Sarkawi.

"Ini adalah bantuan Dinas Pertanian Provinsi Aceh bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bener Meriah berupa bibit pada jenis C Herang sebanyak 15 ton bibit yang dibagikan kepada masyarakat, 11 ton lebih untuk jenis  bibit padi sawah dan 4 ton lebih untuk jenis padi gogo", kata Bupati menjelaskan.

Sementara Kadi Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bener Meriah Ir. Abadi dalam laporannya menerangkan, pada tahun ini pemerintah Kabupaten Bener Meriah (Dinas Pertanian dan Pangan) punya MoU dengan Pemerintah Provinsi Aceh, bahwa kita pada tahun ini diwajibkan untuk menanam seluas lebih kurang 1.160 hektar,

"Alhamdulillah pada tahun ini juga sudah menerima bantuan bibit padi inbrida untuk lahan sawah seluas 450 hektar dengan jumlah bibit 11.250 Kg, lahan kering (Gogo) seluas 100 hektar dengan bibit 4.000 Kg (4 ton)", jelas Ir. Abadi.

Lanjut Ir. Abadi untuk padi sawah kita akan distribusikan kebeberapa Kecamatan yang sudah tentu memilki sawah, Timang Gajah 4.900 Kg, Gajah Putih 1.825 Kg, Syiah Utam 3.350 Kg, PRG 250 Kg, Mesidah 500 Kg, Bandar 150 Kg dan Kecamatan Wih Pesam 250 Kg.

Ditambah dengan bibit padi Citu Bagendit (Gogo) yang akan didistribusikan ke 4 Kecamatan yaitu, Syiah Utama 1.800 Kg, PRG 1.200 Kg, Wih Pesam 600 Kg dan Gajah Putih 400 Kg, jelas Ir. Abadi.

Luas baku sawah kita di Kabupaten Bener Meriah yaitu 941 Hektar, belum lagi berupa cetak sawah baru yang luasnya kurang lebih 79 hektar, kemudian yang dapat ditanami 2 kali hanya seluas 676 hektar, dari total luas sawah kita yang ada kemampaun kita untuk memproduksi beras itu hanya sampai dua atau tiga bulan saja/tahun, urai Ir. Abadi. (charim).
Share:
Komentar

Berita Terkini