Untuk Kartu Prakerja, Kuota Sumut 183.904 Orang Asahan Belum Ada

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Asahan, Akibat dampak ekonomi terkait Covid-19 Kememntrian Tenaga Kerja membuka pendaftaran online khusus bagi pekerja yang di PHK dan anggota UMK serta koprasi yang mengalami kesulitan usaha dan bebas untuk umum,

Kadis Tenaga Kerja Kab Asahan, Budi Anshari  didampingi Kasi Penempatan Edi Catur, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/04/2020), menjelaskan bahwa pendaftaran mulai dibuka gelombang pertama 11-16 April 2020, dengan kuota untuk Sumatra Utara sebanyak 183.904 orang, untuk Kab Asahan saat ini belum ada penetapan kuota.

"Kab.Asahan sampai saat ini belum ada  kuota, hanya secara global, Sumatra Utara dapat kuota 183.904 orang," jelas Budi.

Anshari menjelaskan, data yang masuk hingga 15 April 2020, untuk pendaftar khusus sebanyak 327 orang, pasti jumlah ini akan terus bertambah.

Sedangkan jumlah PHK di Asahan terkait Covid-19, Anshari menuturkan sampai saat ini belum ada laporan ke Disnaker, 

327 orang yang mendaftar berdasar data yang diterima dari aplikasi, sehingga tidak nampak pekerja yang di PHK,

Selanjutnya data ini  akan di ajukan ke Provinsi Sumatra Utara dan  diteruskan ke Kementrian Keuangan," jelas Anshari.

Anshari, Selain pendaftaran khusus, ada juga pendaftaran secara bebas, dan jumlah ini sampai saat ini belum terdata, karena dibuka bebas, dan dilakukan secara online melalui website Kementrian Tenaga Kerja RI. Untuk syarat pendaftaran berumur minimal 18 tahun.

"Pendaftaran bebas dan khusu bisa dilakukan dengan cara online di kemnaker.go.id tentunya mengisi biodata diri, dan mengikuti sejumlah ujian," jelas Budi.

Anshari mengatakan fasilitas yang didapat peserta Kartu Prakerja akan  menerima uang senilai 3.550.000, dengan rincian Rp 1 juta untuk dana pelatihan online, dan Rp 600 ribu selama 4 bulan, dan Rp 50 ribu untuk dana survey dalam tiga kali, selain itu yang didapat peserta juga akan mendapatkan sertifikat keahlian,jelas Anshari. (Boim)
Share:
Komentar

Berita Terkini