Waka Polda Sumut : "Kalian Harus Bangga Dengan Seragam yang Kalian Gunakan"

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Waka Polda Sumut, Brigjen Pol H Mardiaz Khusin Dwihananto SIK MHum, berikan pengarahan kepada Bintara Remaja Lulusan TA 2019/2020 di Lapangan KS Tubun, Mapolda Sumut, Senin (6/4/2020).

"Kalian harus bangga dengan seragam yang kalian gunakan. Sebab, keinginan menjadi bintara remaja Polisi berdasarkan keinginan dari diri sendiri," ujar Waka Polda Sumut.

Orang nomor dua di Mapolda Sumut ini menyampaikan bahwa seluruh bintara remaja yang akan di tempatkan sebanyak 220 orang.

"Kepada para bintara remaja khususnya yang di tempatkan di Polres Padang Lawas, Nias, dan Nias Selatan, agar tetap menikmati masa dinasnya, tidak perlu merasa bosan dan frustasi pada penempatannya karena sesuai dengan peraturan, dapat mutasi setelah lima tahun," urai Brigjen Pol Mardiaz.

Dijelaskan Jenderal bintang satu di pundaknya ini bahwa pesan dari Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi, agar para bintara remaja untuk tidak mencoba-coba narkoba.

"Sebab dengan segala macam bahayanya narkoba dapat mengancam diri sendiri, keluarga, apalagi institusi dan tindakan tegas bagi personel yang terlibat narkoba baik pengguna, pengedar maupun membekingi," jelas Brigjen Pol Marsiaz.

Pria yang pernah menjabat Kapolrestabes Medan ini menerangkan salah satu contohnya adalah personel Dit Samapta yang mencoba bunuh diri di Jembatan Layang Jalan Jamin Ginting karena diduga mengkonsumsi narkoba.

"Kemudian Personel Dit Samapta yang bunuh diri. Begitu juga dengan Personel Sat Sabhara yang bermain-main dengan senjata api, yang akhirnya rekannya tertembak di bagian pelipis hingga meninggal dunia," terang Brigjen Pol Mardiaz.

Maka dari itu, sambung Alumni Akpol Tahun 1993 ini bahwa apa yang terjadi di dalam lingkungan hidup kita, untuk dijadikan pengalaman, agar tidak terulang apalagi terjadi pada diri sendiri.

"Terkhususnya dalam penggunaan senjata api harus lebih berhati-hati, dan sesuai dengan pelajaran sewaktu di Sekolah Polisi Negara (SPN), bahwa senjata adalah istri atau suami pertama yang harus dijaga," ungkap Brigjen Pol Mardiaz.

Jenderal berambut cepak ini juga menyampaikan agar para bintara remaja membaca dan pahami instruksi dari Kapolda Sumut, dan Program Penguatan Promoter Kapolri, dan yang paling penting adalah jadikan tugasmu sebagai ladang ibadah.

"Saat ini kita sedang menghadapi wabah virus corona. Untuk itu, para bintara remaja harus mengetahui bagaimana sifat penyebaran virus corona, serta mengetahui dan paham cara pencegahannya dan penanggulangannya, sehingga minimal para bintara remaja dapat menambah wawasan kepada masyarakat," beber Brigjen Pol Mardiaz.

Dijabarkan pria yang pernah menjabat Koorspripim Kapolri ini menyampaikan bahwa corona virus dapat menular melalui droplet yang dapat menempel dibenda dan orang.

"Maka dari itu pahami sosial/physical distancing yaitu memperhatikan jarak antara orang lain, dan rajin melakukan kebersihan dilingkungan barak, serta lebih rajin mencuci tangan dengan sambun sampai ke siku tangan," kata Brigjen Pol Mardiaz.

Brigjen Pol Mardiaz juga menghimbau agar para bintara remaja dapat terus belajar dan berlatih kepada para seniornya yang bagus.

"Terus belajar dan berlatih kepada para seniornya yang bagus. Tidak perlu mencontoh yang tidak baik, dan jadikan setiap tugas menjadi pengalaman," pungkas Brigjen Pol Mardiaz Khusin Dwihananto SIK MHum. (Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini