Harga Karet Anjlok, Masyarakat Menjerit Tidak Bisa Terpenuhi Kebutuhan

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Nias Utara, Harga karet Masyarakat semakin anjlok di pasaran, Sementara Di beberapa Wilayah dikabupaten Nias Utara mata pencaharian masyarakat adalah Sebagai Penyadap Karet Namun terkesan Pemerintah daerah Tidak Mau Peduli terhadap Nasib Masyarakat yang Bergantung pada Hasil Penyadapan Karet

Pantauan Wartawan Deteksi. Co di sejumlah Pekan Tradisional Senin (11/05/2020) masyarakat yang Berpenghasikan dari Getah karet sangat kasihan dimana Dari hasil getah yang mereka Jual tidak setimpal dengan harga sembako yang mereka beli akhirnya terpaksa  harus mengutang dengan jaminan hasil getah Karet yang akan di kumpulkan satu minggu yang akan datang. 

Beberapa Masyarakat yang di wawancarai Deteksi.co mengutarakan kesedihan nya atas Anjlok nya Harga Getah yang mencapai 5000/Kg sementara saat ini Beras per kilo juga mencapai 8000/ Kg " Begilah Pak Nasib kami sebagai Masyarakat Kecil ini Berteriak kamipun kepada pemerintah  mereka Pakai Ilmu pura-pura Tuli Terpaksa Kami Bekerja semampu kami untuk bisa bertahan hidup. 

Di tempat Terpisah sejumlah masyarakat yang Beragama Muslim juga Menyampaikan Keluh kesah mereka karna Lebaran tinggal hitungan hari, Namun  stok persediaan
Kebutuhan pokok belum terpenuhi. Apalagi saat ini pemerintah tetap menghimbau warga agar tetap di rumah, agar terhindar dari   wabah virus corona (Covid 19

Selain dari pada itu Beberapa Tokoh Masyarakat Juga mengatakan keluh kesah Masyarakat Penyadap Karer ini Telah memyampaikan kepada pihak Pemerintah, supaya ada kenaikan 
Harga karet dari Namun sama sekali ada tanggapan yang Positif

FATIWASO HAREFA Alias A. jernih mengatakan 
Beberapa Agen/toke pembeli karet mengaku bahwa  Harga karet yang anjlok 
berdasarkan ketentuan remeling/Notaring dari Pabrik Karet, penyesuaian operasional
Lapangan.

Bila harga karet Naik, atau di 
Stabilkan dengan Harga sembako oleh pemerintah pusat, maka masyarakat tidak akan mengalami kondisi yang terjadi saat ini.

Sangat berharap kepada pemerintah pusat, atau kota / kabupaten 
supaya menanggapi jeritan rakyat sehingga harga karet tersebut mengalami kenaikan harga.

Kemudian, penyaluran bantuan sosial baik BLT dan Sembako segera di realisasikan mengingat kebutuhan masyarakat yang tidak tercukupi akibat anjloknya harga karet dan juga  karena covid 19.( Delianus Harefa)
Share:
Komentar

Berita Terkini