Jari Tangan Pedagang Sayur Sukaramai Putus Dibacok Perampok Sadis di AR Hakim

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Sorang pedangang Sayur, berinisial E Br Sihombing (54) warga Jalan AR. Hakim Gang Rahayu 2, Kec. Medan Denai, dirampok oleh empat orang pelaku rampok bersenjata tajam saat hendak belanja sayur mayur di Pasar MMTC Jalan Pancing, Jumat (1/5/2020) subuh, sekitar pukul 04.00 WIB.

Sadisnya, keempat perampok yang mengendarai sepeda motor itu tega membacok jari tangan korban dengan benda Sajam yang telah di persiapkan para pelaku.

Informasi yang diperoleh dari anak korban berisial N. Manurung (23) mengatakan. "biasanya aku yang mengantar mamak belanja ke pasar MMTC. Tapi malam itu aku tidak pulang, bang. Ada kerja ku di kawasan Tembung," ucap N. Manurung kepada wartawan saat di rumah korban, Jumat (1/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Mengetahui anaknya tidak dapat mengantarnya berbelanja sayur mayur pasar MMTC untuk dijual kembali di Pasar Sukaramai. Lalu korban berangkat sendiri dengan berjalan kaki hingga di depan Gang Rahayu 1. Setibanya di Jalan AR Hakim, kemudian korban memanggil seorang tukang becak motor yang sedang mangkal di sebrang Jalan AR Hakim, mini market Alfa Mart yang berada di samping Bank Bukopin.

Singkat cerita, kemudian korban pun menaiki betor tersebut dengan tujuan ke pasar MMTC Jalan Pancing. Namun saat melintas di Jalan AR Hakim tepatnya sebelum diperlintasan kereta api. Dua dari ke empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor langsung mendekati korban. Salah satu pelaku langsung berupaya menarik tas sandang korban, sempat terjadi tarik menarik antata korban dengan oelaku. Lalu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam yang digunakan pelaku ke arah korban dan korban pun berupaya melakukan perlawanan, namun naas, korban mengalami luka bacokan hingga ke empat jari tangan sebelah kirinya terputus.

Melihat korban sudah bersimbah darah, lalu, keempat pelaku langsung kabur membawa tas sandang korban yang berisi uang Rp 4 juta dan Hp.

Dengan kondisi berlumuran darah korban berteriak minta tolong. Anehnya becak motor yang ditumpangi korban turut kabur bersama keempat pelaku dan meninggalkan korban yang menjerit minta tolong begitu saja di pinggir Jalan AR Hakim

Beruntung, tak lama berselang, seorang pengendara betor yang membawa penumpang seorang ibu-ibu, menolong korban dengan membawanya ke Rumah Sakit Murni Teguh di Jalan Timor Medan.

"Aku taunya pas ditelpon bilang mamak sudah di RS Murni Teguh, bang," ungkap anak korban saat seraya mengatakan jika personil Polsek Medan Area sudah menemui orangtuanya di rumah sakit untuk meminta keterangan dari korban.

Sementara Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir, SH, MH ketika di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan pihaknya bersama personil Reskrim Polda Sumut sudah di Rumah Sakit Murni Teguh.

"Masih berkordinasi dengan pihak keluarga korban," tulis Kompol Faidir.(Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini