Kapolrestabes Medan Tetapkan 3 Tersangka Pembunuhan Elviana, 2 Pelaku Residivis Baru Bebas Asimilasi

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Kopolrestabes Medan, Kombes Jhonny Eddizon Isir menetapkan 3 pelaku pembunuhan berencana yang menghabisi nyawa Elviana (21) di rumah salah satu pelaku di perumahan Cemara Asri Jalan Duku, Kecamatan Medan Tembung.

Ketiga pelaku yang tega menghabidi nyawa Elviana tersebut yakni Mikhael (22) warga Jalan Jalan Rahayu, Kecamatan Medan Tembung, Sumut, Jeffry (23) dan ibunya berinisial LS (46) warga Jalan Duku Komplek Cemara Asri, Kecamatan Medan Tembung, Sumut.

Dalam paparan yang digelar di Mapolrestabes Medan, Jumat (8/5/2020) siang, diketahui jika kedua pelaku Mikhael dan Jeffri merupakan residivis yang baru keluar penjara sebulan yang dalam asimilasi tepatnya 7 April 2020. Jeffry divonis 6 tahun penjara dalam kasus pencabulan anak dibawah umur yang di tangani oleh Poldasu.

Sementara Mikhael divonis 7 tahun dalam kasus pencabulan yang ditangani oleh Polrestabes Medan. Keduanya ternyata dalam sel yang sama dan punya mantan pacar yang juga sama yakni Elviana.

Pembunuhan terjadi pada Rabu (6/5/2020) pagi, saat itu Jefrry menghubungi Elviana untuk bertemu. Kemudian Elviana menghubungi Mikhael dan keduanya datang ke rumah Jeffry.

Setiba di sana, Jefrry mengajak korban untuk bersetubuh namun ditolak korban. Membuat Jeffry emosi dan membenturkan kepala korban ke tembok kamar mandi.

Akibat benturan dikepalanya, Elviana pingsan. Kesempatan itu pu kemudian dimanfaatkan oleh Jeffry untuk menyetubuhi korban. Puas menyetubuhinya, pelaku kemudian membunuh korban dengan menikam dada dan perut korban sebanyak 3 liang.
Iuntuk menghilangkan jejak, Jeffry menyuruh Mikhael membeli bensin kemudian membakar tubuh korban hingga gosong.

Awalnya pelaku berencana hendak membuang mayat korban di salah satu tempat di kawasan Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang. Dengan menggunakan jasa Taksi Online, lalu pelaku memasukkan tubuh korban ke dalam kardus dibantu oleh ibu Jeffry.

"Ibu pelaku terlibat dengan menutupi dan mencoba menghilangkan jejak pelaku dengan ikut membantu memasukkan mayat korban ke dalam kardus," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Eddizon Isir.

Namun karena pembungkusan mayat korban tidak sempurna para pelaku tidak jadi memaketkan jasad korban hingga akhirnya petugas Polrestabes Medan dan Polsek Percut Sei Tuan datang dan meringkus para pelaku.

Uniknya, pelaku Mikhael pura-pura pingsan akibat minum obat serangga. Namun sandiwara pelaku terungkap dan masing-masing dijerat yang berlaku.

"Ketiga tersangka dijerat pasal berlapis Pasal 338 KHUPidana dengan ancaman seumur hidup," pungkas Kapolrestabes Medan, Kombes Jhonny Edizzon Isir mengakhiri temu pers nya.(Red/Pet)
Share:
Komentar

Berita Terkini