Penanganan Covid-19, PB. Alam Aksi: Gubsu dan Sekda Harus Melakukan Isolasi Mandiri

Editor: DETEKSI.co author photo
Ketum PB. Alam Aksi, Eka Armada Danu Saptala 
DETEKSI.co - Medan, Ketum PB. Alam Aksi, Eka Armada Danu Saptala meminta agar Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara menaikan status percepatan penanganan Covid-19 dari siaga darurat menjadi tanggap darurat.

Berdasarkan release diterima Jum'at (15/5)2020) dijelaskan bahwa, Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease berlaku dari 17 Maret 2020 dan berakhir pada 30 Maret 2020, dilanjut menjadi Tanggap Darurat sampai 29 Mei 2020. Sehubungan dengan adanya kenaikan eskalasi orang terjangkit covid-19, dibutuhkan penanganan yang cepat, tepat, fokus dan terpadu.
Tersiar kabar, bahwa rumah dinas gubernur sumatera utara terindikasi menjadi titik baru epicentrum penularan virus corona di kota medan. Diketahui bahwa posko utama gugus tugas percepatan percepatan penanganan covid-19 berada persis di samping rumah dinas Gubernur Sumatera utara.

Dari Rapid Test yang dilakukan beberapa hari lalu, diketahui belasan ASN dari lintas OPD pemprov sumut yang kerap bertugas di posko itu dinyatakan reaktif.
Maka untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, kami berharap agar Gubernur, Sekda dan jajaran pejabat eselon II yang bernah berkantor disana agar kiranya melakukan isolasi mandiri.

Hal ini sebagai bentuk keseriusan Gubernur dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, karena sejatinya mencegah lebih baik daripada mengobati. (Rel)
Share:
Komentar

Berita Terkini