Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Ancam Wartawan, Ketua FPII Sumut : Pelaku Penipuan Modus Rumah Lelang Segera Ditangkap

Editor: DETEKSI.co author photo
ketua-fpii-sumut-m.arifin
Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sumut, M. Arifin

DETEKSI.co - Medan, Gegara diberitakan pelaku kasus penipuan modus rumah lelang dari salah satu Bank di Kota Medan, Pelaku inisial MB berstatus janda gerah dan ancam Wartawan di Polisikan.

Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sumut angkat bicara, dengan tegas mengatakan pelaku penipuan itu sangat keterlaluan, dengan mengancam wartawan berarti mengancam kebebasan Pers, untuk saya minta pihak Kepolisian segera memproses kasus ini, supaya ada efek jera kepada pelaku lainnya, jelas dia MB melakukan penipuan dengan modus rumah lelang dari salah satu Bank, ketus Muhammad Arifin kepada wartawan Rabu (03/05/2020).

" Saya ingatkan kepada semua pihak bahwa Pers sebagai wadah kebebasan berpendapat dan mengeluarkan pikiran, menyangkut pula kebebasan berbahasa ketika menyampaikan pendapat dan pikiran." jelas Arifin.

Dalam berita DETEKSI.co dan TopSumut.co sudah sesuai produk Jurnalis dan tidak ada pelanggaran prinsip jurnalistik trial by the press, Dalam berita tersebut sudah ada konfiormasi kepada kedua belah pihak baik korban dan diduga pelaku, Dalam berita tersebut tidak ada pelanggaran Kode Etik Jurnalistik dan Profesi Jurnalis, kata Ketua FPII Setwil Sumut.

Lantas yang menjadi pertanyaan, Apa motif dibalik pengancaman terhadap wartawan, Ancaman terhadap wartawan tidak bisa dibiarkan, baiknya pelaku jangan melakukan pengancaman akan tetapi menggunakan hak bantah terkait berita yang dimaksud, saran M.Arifin.

Ketua FPII Sumut mengingatkan, kepolisian memiliki nota kesepahaman terkait penyelesaian sengketa pemberitaan di media massa. hendaknya jangan dikriminalkan siapapun oknum wartawan ketika ada sengketa pers, pinta Arifin.

kasus penipuan dengan modus rumah lelang dari Bank telah dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan , dugaan kerugian Rp.10.000.000 Juta, Ketua FPII Sumut meminta agar kasus ini segera diungkap supaya tidak menjadi preseden buruk bagi institusi Kepolisian.

Sementara Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dalam menanggapi kasus penipuan dengan modus rumah lelang, AKP I Kadek Hery Cahyadi mengatakan dalam kasus penipuan terhadap korban Sri Mulia Hati akan segera di sampaikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP), Meskipun demikian, belum ada satu pun tersangka yang dijerat.

"Untuk perkembangan penyidikan kami akan kirimkan SP2HP kepada korban. Terima kasih," tulis AKP Kadek saat dikonfirmasi melalui via whatsapp, Senin (1/06/2020).

Share:
Komentar

Berita Terkini