Festival UMKM KADIN Lampung Tampilkan Karya Produk UMKM dan Jasa Pangkas Rambut

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Lampung, KADIN Lampung bekerjasama dengan Polda menyelenggarakan kegiatan bersama FESTIVAL UMKM KADIN LAMPUNG dengan sub kegiatan Parade Pangkas Rambut dan Donor Darah Dalam rangka peringatan hari Bhayangkara ke-74. Festival dilaksanakan santai ringan di ruang terbuka hijau Hotel Sheraton Bandar Lampung, Rabu (24/6/2020).

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 dibuka oleh Ketua Umum KADIN Lampung DR. Mohammad Kadafi, SH., MH dan Kadiv Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad Mewakili Kapolda Lampung. Hadir dalam kegiatan ini jajaran TNI, Polri, Kepada Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pariwisata, perwakilan Asosiasi ASITA, PHRI, IHGMA, Forum CSR Lampung, Lampung Tourism Forum, Pimpinan 7 Rumah Sakit di Bandar Lampung, Pimpinan Media, serta pimpinan perwakilan industri mitra KADIN Lampung a.l, Coca-Cola Amatil Indonesia, Unilever Indonesia, Great Giant Pineapple, El's Coffee dan Sheraton Hotel Bandar Lampung.

Moment Festival UMKM KADIN Lampung, menjadi ajang pemberian penghargaan kepada 7 Rumah Sakit di Bandar Lampung yang direkomendasikan Ikatanan Dokter Indonesia atas upaya serta prestasinya mencegah dan menangani hingga menekan angka penyebaran COVID 19 di Lampung dan mendudukan Lampung diperingkat ke 2 terbaik Nasional. 7 Rumah Sakit tersebut a.l, R.S. Abdul Moeluk, R.S. Bintang Amin, R.S. Urip Sumoharjo, RS.Advent Bandar Lampung, R.S. Graha Husada, R.S Bhayangkara, dan R.S Bandar Negara Husada. Masing-masing Rumah Sakit menerima APD dari KADIN Indonesia, Sarana kebersihan berupa tempat sampah edukasi untuk lingkungan di rumah sakit 14 Unit, Minuman produk Ades dan Pulpy Orange dari Coca-Cola Amatil Indonesia total sebanyak 12.600 botol.

Festival UMKM KADIN Lampung menampilkan pameran karya produk UMKM dan Jasa Pangkas Rambut / Barbershop yang terkena dampak langsung krisis ekonomi akibat pandemic global COVID-19 yang dirasakan pelaku usaha diberbagai penjuru tanah air khususnya di Lampung. Menurut Romi J Utama – Ketua Pelaksana dan WKU Bidang UMKM KADIN Lampung "Kepercayaan atau trust adalah hal paling penting untuk menjalan keberlanjutan usaha saat ini terutama dalam bidang jasa pangkas rambut yang sangat personal" Romi mengingatkan pentingnya sinergisitas semua stakeholder di Lampung untuk menyampaikan pesan baik dan positif mengenai kesiapan Lampung dalam meyambut era kebiasaan baru (new normal). Kita perlu kembali menggerakan roda ekonomi terutama UMKM yang sempat melambat bahkan terhenti.

Dr. Aditya, M.Biomed ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Bandar Lampung sangat mengapresiasi upaya KADIN, Polda Lampung dan Mitra Industri Pendukung dalam upaya sosialisasi dan edukasi akan pentingnya menegakan disiplin patuh terdahap protokol kesehatan dalam setiap ranah usaha produk ataupun jasa yang diberikan kepada masyarakat menuju New Normal. Hari ini kita bisa menyaksikan bagaimana standar layanan pangkas rambut maupun donor darah diberikan kepada masyarakat penting bagi kita untuk mengupayakan dan memastikan semua layanan harus aman dari COVID 19 Harapan kami kegiatan ini akan mendapat banyak dukungan dari semua stakeholder di Lampung untuk senantiasa membatasi ruang gerak penyebaran dengan membiasakan diri penggunaan masker, jaga jarak, jaga kebersihan lingkungan dan disiplin untuk mencuci tangan dengan benar.

Kapolda Lampung Irjend Pol Purwadi Arianto melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes. Pol Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan Polda Lampung mendukung dan menyambut baik inisiatif yang disampaikan KADIN Lampung untuk berkolaborasi mewujudkan iklim usaha masyarkat produktif yang aman dari COVID 19 dalam New Normal nanti.

Polda Lampung sebagai penegak hukum atas aturan yang telah disusun bersama Gugus Tugas COVID 19 Provinsi Lampung terkait sosialiasi menuju era kebiasaan baru, dalam bentuk pengarahan, edukasi dan pengawasan Polda Lampung akan senantiasa memastikan semua masyarakat dan dunia usaha kembali produktif dengan tetap berpatokan pada protokol kesehatan yang telah di susun pemerintah dan WHO. (Boim)
Share:
Komentar

Berita Terkini