Penyerahan BLT Hamba TUHAN ke-Sekte Agama Gereja BNKP, AMIN, BKPN dan GNKPI

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Nias Barat, Penyerahan Bantuan langsung tunai bagi hamba tuhan. Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S Pd dan Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu didampingi Sekda Prof. Dr. Fakhili Gulö, serta sejumlah Pimpinan OPD lingkup Pemerintah kabupaten Nias Barat diantaranya Asisten 1 Drs. Darman Gulö, Asisten 2 Yupiter Hia, S.IP.,MM, Asisten 3 Rosedi Daeli, SE.,MM Staf Ahli Bupati Hadrianus Hia, S.Pd.,MM, Kadis Kominfo Faigizatulö Halawa, S.Pd.,MM dan Camat Lahömi Kharasi Daeli, S.Sos.,MM, Kabag TAPEM Ya'atulö Zalukhu, S.AP, Kabag PROAC Dameria Zebua, S.Pd.,MM; serahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai bagi Hamba Tuhan untuk 4 (empat) sekte agama yakni Gereja BNKP, Gereja AMIN, Gereja BKPN dan GNKPI, bertempat di gedung Gereja BNKP onolimbu 04/06/2020.

Hadir juga Dandim 0213/Nias Letkol.Inf.TP Lubuan Simbolon, Kapolsek Sirombu IPDA. Osiduhugö Daeli, Danramil 09/Sirombu Kapten.Inf. Aman Simbolon, seluruh Pendeta/Guru Jemaat Gereja BNKP se-wilayah Kab.Nias Barat, Guru Jemaat Amin, Guru Jemaat BKPN, Guru Jemaat GNKPI di wilayah Kabupatèn Nias Barat.

Acara diawali dengan Doa Pembukaan dari Pendeta Jemaat BNKP Moi Pdt. Metalida Zalukhu, S.Th dilanjutkan Kata pembukaan dari Sekda Prof. Dr. Fakhili Gulö yang sekilas menjelaskan sekilas dampak Virus Corona yang dialami oleh seluruh masyarakat tidak ketinggalan Hamba Tuhan yang mengalami kendala dalam pelayanan. Berdasarkan insiden tersebut maka Bupati Nias Barat dan pemerintah Kabupaten Nias Barat tersentuh membantu meringankan beban masyarakat dan hamba Tuhan yang terdampak Covid-19 yang sedang mewabah saat ini. Bantuan yang diberikan kepada Hamba Tuhan hari ini berupa tunai sebesar Rp. 600.000,- per orang dan tentu bantuan ini hanya setetes air membasahi dahaga bapak/ibu hamba Tuhan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Puji Tuhan sampai hari ini Kabupatèn Nias Barat masih zona hijau dan belum terpapar Virus Corona. Demikian juga bahwa pasca tanggap darurat dicabut oleh Pemerintah Pusat per tanggal 29 Mei yang lalu, maka kita sudah memasuki era "fase new normal" atau memasuki masa kehidupan baru. Dalam situasi seperti ini kita harus bersahabat dengan Corona dan jangan "tergoda" dengan Corona. Kita tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu pake masker, cuci tangan dan jaga jarak termasuk dalam mengikuti Ibadah di Gereja  jelas Prof. Dr. Fakhili Gulö.

Sambutan mewakili BPHMS BNKP Pendeta Resor 20 BNKP Mandrehe Pdt. L Gea menyambut baik dan sukacita serta atas nama seluruh Hamba Tuhan yang menerima bantuan hari ini kami mengucaokan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupatèn Nias Barat semoga apa program dan kegiatan Pemkab.Nias Barat dalam memajukan Kabupatèn Nias Barat diberkati oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

Sambutan mewakili FORKOMPINDA oleh Dandim 0213/Nias; saya sengaja datang dalam kehiatan penyerangan BLT kali ini, karena ada yang hendak saya sampaikan yakni bagaimana kita mendisplinkan diri dalam menghadapi pandemi Covid-19. Firman Tuhan juga telah menegaskan kita bahwa Roma 13:1-2 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.
Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. Saya minta tolong kepada para Pendeta untuk mensosialisasikan ancaman Covid-19 ini kepada jemaat-jemaat yang Bapak/Ibu pimpin. Taatilah anjuran pemerintah dengan protokol kesehatan dengan Pakai Masker, Jaga Jarak dan sering Cuci Tangan. Mari kita miliki buah-buah Rôh agar kita memperoleh kebijaksanaan, tandas Dandim 0213/Nias.

Arahan tugas dari Bupati Nias Barat "saya selaku Bupati Nias sekaligus sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19" mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu hamba Tuhan yang telah membantu kami mengikuti protokol kesehatan serta telah mensosialisasikan anjuran pemerintah dalam menghadapi pandemi Virus Corona di wilayah Kab.Nias Barat, ujar Bupati.

Lebih lanjut disampaikan Bupati; Pemerintah Kabupatèn Nias Barat menunjukkan kepedulian kepada Hamba Tuhan; walau hanya sekedar membantu hamba Tuhan karena nilainya kecil tetapi untuk bapak/ibu ketahui bahwa di Pulau Nias ini hanya dua Kabupatèn yang melaksanakan program bantuan bagi hamba Tuhan yakni Kabupatèn Nias Barat dan Kabupatèn Nias Utara; di daerah lain hanya sampai level Pendeta, tetapi Nias Barat menjangkau hingga level Guru Jemaat/Gembala Sidang, tutur Bupati.

Masih Bupati; protokol kesehatan adalah anjuran pemerintah yang harus di taati oleh setiap warga negara. Pasca new normal kita harus bersahabat dengan Virus Corona dengan tindakan mengikuti protokol kesehatan. Kalau beribadah harus kita terapkan protokol kesehatan yakni Pakai Masker, Jaga Jarak dan Cuci Tangan, terutama bila berpergian. Durasi waktu Ibadah hanya satu jam dan diperhatikan tata ibadah yang sifatnya singkat dan jangan berlama-lama; dan inilah cara kita bersahabat dengan Virus Corona dengan menghindari kerumunan dan jangan berpergian kemana-mana bila tidak perlu sekali selama pandemi Virus Corona. Tidak dilarang pesta perkawinan, tetapi harus menerapkan protokol kesehatan. Siapapun Hamba Tuhan (Pendeta/Guru Jemaat/Pastor dan Ustad) yang melayani di wilayah Kabupatèn Nias Barat kita akan berikan bantuan ini, tegas Bupati.

Acara terakhir penyerahan secara Simbolis BLT Hamba Tuhan kepada sejumlah Hamba Tuhan yang terlebih dahulu di Uji Petik dengan menghitung nilai dan lembaran uang yang ada dalam amplop yang sudah disediakan oleh Sekretariat Covid-19 Kab. Nias Barat.

Kata Penutup dari Asisten Administrasi Umum Rosedi Daeli, SE.,MM dilanjutkan pembagian kepada para Hamba Tuhan yang dipandu oleh Koordinator Posko Covid-19 Kab.Nias Barat Ya'atulö Zalukhu, S.AP dan staf sekretariat lainnya. (Utema Gulo)
Share:
Komentar

Berita Terkini