Polsek Batangtoru Evakuasi Mayat Pria dari Kebun Karet Milik Warga

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Tapsel, Polsek Batangtoru mengevakuasi mayat seorang pria berusia 40 tahun Mareko GEea alias Ama Roli Gea warga Pintu Angin Kel. Rianiate Kec. Angkola Sangkunur Kab. Tapanuli Selatan yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di kebun karet milik warga ZN Lingkungan V Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel

Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Batangtoru AKP.Abdi Abdullah, SH yang dihubungi via whats app mengatakan Polsek Batangtoru yang menerima informasi pembunuhan tersebut langsung turun ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengamankan barang bukti.

Berdasarkan keterangan para saksi, kejadian bermula pada hari Senin (01/06/2020) sekira pukul 11.00 WIB, saat korban mengajak rekannya Marinus Bulolo untuk mengisi pulsa selanjutnya mereka pergi dengan mengendarai 1 unit sepeda motor X 125 warna hitam tanpa nomor Polisi ke warung milik Rianto Laia yang terletak di Lingkungan V Kel. Rianiate Kec. Angkola Sangkunur Kab. Tapanuli Selatan.

Sesampainya di warung, korban langsung mengisi pulsa. Setelah itu korban bersama dengan rekannya duduk-duduk di warung tersebut dan pelaku Ama Niska Bulolo datang juga ke warung tersebut beserta dengan istri dan seorang anak perempuannya duduk juga di warung tersebut. Kemudian korban hendak buang air kecil pergi ke kebun yang berada di belakang warung dan diikuti oleh pelaku.

Sekitar 10 menit kemudian, pelaku langsung mengajak istri beserta dengan anaknya pergi meninggalkan warung tersebut. Rekannya yang curiga dikarenakan korban tidak datang ke warung lagi, kemudian rekannya Marinus Bulolo, Marianus Laia dan Rianto mencari korban di belakang warung dan ditemukan berlumuran darah dan diduga telah meninggal dunia.

Selanjutnya, mereka mendatangi rumah Amarata  yg terletak di Desa Simataniari Kec. Angkola Sangkunur Kab. Tapanuli Selatan dan melaporkan kejadian tersebut, kemudian Amarata melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Polsek Batangtoru.

Dari TKP, Polsek Batangtoru mengamankan barang bukti berupa 1 pasang sepatu Taiyoko warna putih milik korban, 1 pasang sendal merk swallow warna putih diduga milik pelaku, 1 potong baju kaos lengan pendek warna biru putih merk REASON, 1 potong celana panjang ceeper warna cokelat, 1 potong baju dalam (singlet) warna cokelat merk WALK-IN, serta 1 buah tas sandang warna hitam merk Eiger berisikan 1 bilah pisau kecil berserta sarungnya, 1 buah charger handphone merk Nokia warna hitam, uang tunai sejumlah Rp.133.000 dan 1 buah plastik warna hitam yg berisikan daun sirih, buah pinang, tembakau dan daun gambir.

"Hingga saat ini pelaku masih dalam pencarian. Untuk korban sendiri sudah dibawa Puskesmas Angkola Sangkunur untuk di visum dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban," ujar Kapolsek Batangtoru

Sementara itu, Polsek Batangtoru tengah memeriksa saksi-saksi yaitu  Marinus Buulolo (37), Marianus Laia (24), dan Rianto Laia (21). Ketiganya merupakan warga Lingkungan V Kel. Rianiate Kec. Angkola Sangkunur Kab. Tapanuli Selatan.

"Diduga motif pembunuhan dikarenakan pelaku merasa dendam terhadap korban yg diduga mempengaruhi istri pelaku untuk melarikan diri," ungkap Kapolsek Batangtoru.(Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini