Satu Unit Rumah Permanen di Gang Tentram Ludes Dilalap Sijago Merah

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Satu unit rumah permanen di kawasan padat penduduk tepatnya Jalan Kapten Jumhana, Gang Tentram, Lingkungan III, Kelurahan Sukaramai 2, Kecamatan Medan Area, terbakar, Rabu (3/6/2020) sekitar pukul 11.20 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, rumah yang terbakar tersebut milik Aan dan Apin yang ditinggal penghuninya karena sedang berjualan di Pasar Akik. Dengan tiba-tiba, asap tebal keluar dari belakang rumah permanen tersebut.


“Rumah itu kosong ditinggal penghuninya. Mereka lagi jualan kue di pajak Akik ini,” kata, wanita etnis Tionghoa yang  tinggal tak jauh dari kebakaran.

Kepling III Suparman juga mengatakan saat kejadian kebakaran, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah bernama Guan Kok An (50) yang akrab dipanggil Aan sedang berjualan di Jalan AR Hakim.

“Belum diketahui asal api, tapi api disertai kepulan asap hitam terlihat pertama kali oleh warga dari belakang rumah Aan,” ujarnya.

Dalam kondisi terik dan angin sedikit kencang membuat api langsung membesar dan merembet ke seluruh rumah milik Aan dan Apin. Api sempat menjilat beberapa bagian rumah tetangganya.

Namun sejak kedatangan petugas pemadam, mereka langsung berjibaku memadamkan api dari dua arah gang yang saling berhubungan. Api pun tak berlangsung lama berkobar. Hitungan menit, api berhasil dipadamkan.
Kepala Sub Bagian UPT 1.0 Pemadam Kebakaran Pemko Medan Hendri Atmaja mengatakan, dalam memadamkan kobaran api yang membakar rumah Aan itu, pihaknya menurunkan 7 unit mobil pemadam kebakaran.

“Api dapat kita padamkan. Sementara penyebab kebakaran belum diketahui, ” sebutnya.

Setelah api padam, petugas Polsek Medan Area langsung memasang garis polisi dan melakukan pendataan terhadap pemilik rumah dan para saksi yang melihat awal kejadian.

“Tadi tetangga korban yang melihat. Pemilik rumah bernama Aan dan Apin berjualan kue. Rumah itu ditinggal pemiliknya,” kata Kanit Sabhara Polsek Medan Area, Iptu Rasfendra saat ditanyai wartawan di lokasi.(Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini