Tekab Polrestabes Medan Ringkus 4 Tersangka Asimilasi Jambret, 1 Kritis dan 1 Tewas

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Satreskrim Polrestabes Medan behasil meringkus 4 orang tersangka jambret yang sempat viral di media sosial (Medsos), satu diantaranya meninggal dunia.

Keempat tersangka berinisial S alias Sabir (25) warga Jalan Benteng, E.S (24) warga Jalan Kelambir V rahang garapan, G.P (22) warga Binjai dan sedangka tersangka yang meninggal dunia berinisial A.P.S alias L (29) warga Kelambir V.

Hasil pantauan kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, rencananya pihak Polrestabes Medan akan melaksanakan Press Rilis yang akan dipimpin langsun oleh Kapolda Sumut, Senin (13/6/2020).

Awalnya, aksi perampokan yang dilakukan keempat tersangka yang terekam kamera CCTV terjadi pada Selasa (9/6/2020) sekira pukul 13.30 WIB, ketika itu tersangka S bersama tersangka R (DPO) berboncengan mendekati korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hj. Murni Manurung (53) warga Jalan Nusa Indah Gang Dahlia lingkungan IV Asamkimbang, Kec. Medan Sunggal yang saat itu sedang berhenti di Simpang Jalan Abdullah Lubis karena kondisi ban mobil yang dikemudikannya pecah.

Kemudian korban melihat ban mobilnya yang pecah dan tiba-tiba kedua tersangka E.S bertugas sebagai joki, S alias Sabir langsung merampas tas sandang milik korban, sementara tersangka A.P.S alias L mengamati lokasi dalam aksi penjambretan tersebut sempat terjadi saling tarik menarik antara korban dengan tersangka, akan tetapi karena kala kuat akhirnya korban berhasil dibawa kabur oleh kedua tersangka dan diikuti oleh tersangka A.P.S alias L.

Sontak korban berteriak minta tolong, namun tak satupun warga maupun pengguna jalan yang mau membantu korban. Selanjutnya korban mendatangi Polsek Medan Baru untuk melaporkan aksi perampokan yang baru saja dialaminya.

Atas peristiwa itu, korban mengalami kerugian tas sandang yang berisikan uang tunai senilai Rp.500 ribu, kartu ATM Bank Mandiri, ATM Bank Sumut dan HP merek Oppo.

Selanjutnya, para tersangka kembali beraksi diwilayah hukum Polsek Sunggal pada Jumat (12/6/2020) sekira pukul 00.00 WIB, kedua tersangka mengendarai sepeda motor matic langsung merampas tas korban Victor Hotomo Desetyadi (26) warga Jalan Komplek Sunggal Permai blok A, Kec. Medan Sunggal dari sebelah kanan dan selanjutnya kedua tersangka langsung melarikan diri.

Kemudian korban berusaha mengejar kedua tersangka sambil berteriak maling. Namun kedua tersangka berhasil kabur. Selanjutnya korban mendatangi Polsek Medan Sunggal untuk melaporkan aksi perampokan yang baru saja dialaminya.

Akibatnya korban mengalami kehilangan 2 buah laptop merek Asisi, dompet yang berisikan uang tunai Rp.150 ribu, ATM BCA, BNI, kartu kredit BCA, kartu Visa BCA, KTP, SIM A dan SIM C, kerugian ditafsir senilai Rp.14. juta.

Sementara otak pelaku adalah A.P.S alias L yang merupakan seorang residivis dengan kasus jambret dan tersangka juga baru saja keluar dari penjara karena mendapat asimilasi. Tersangka E.S bertugas sebagai joki, S alias Sabir bertugas sebagai eksekutor, tersangka G.P bertugas sebagai layang-layang (menghalangi jika ada warga yang mengejar).

Barang bukti yang diamankan dari para tersangka yakni 1 buah laptop, uang sebesar Rp.100 ribu, 4 buah helem dan 3 unit sepeda motor matic.

Demikian dikatakan Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko di dampingi Plt. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Hermindo Tobing dalam press rilisnya, Selasa (16/62020), mengatakan penangkapan keempat tersangka berdasarkan hasil rekaman CCTV yang sempat viral di Medsos dan penyelidikan personil Reskrim Polrestabes Medan dilapangan dan berhasil meringkus keempat tersangka.

"Keempat tersangka merupakan residivis yang mendapat remisi asimilasi. Tersangka A.P.S alias L diberikan tindakan tegas terukur hingga tersangka A.P.S alias L meninggal dunia karena berupaya melakukan penyerangan terhadap seorang personil Satreskrim Polrestabes Medan Bharada Bimo dan mengalami luka di lengannya dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan," ujar Plt. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Hermindo Tobing

Sementara tersangka S alias Sabir ditembak kedua kakinya, E.S ditembak kaki sebelah kiri dan tersangka G.P ditembak kedua kakinya lalu para tersangka di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan dan tersangka R masih dalam pencarian orang (DPO). Sementara tersangka S alias Sabir masih dalam perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan.

Dalam kesempatan itu, kedua korban Hj. Murni Manurung dan korban Victor Hotomo Desetyadi menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko di dampingi Plt. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Hermindo Tobing dan jajaran telah berhasil meringkus keempat tersangka.(Red/Pet)
Share:
Komentar

Berita Terkini