Alasan Minta 3 Saksi, Pelaku Penganiayaan Anak Dibawah Umur Belum Ditangkap

Editor: Irvan author photo
DETEKSI.co - Medan, Terkait laporan penganiayaan yang dialami anak Sri Wahyu Ningsih Warga Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara yang telah dilaporkan Polresta Deli Serdang, hingga sampai saat ini belum ada menemui titik terang atas proses hukum yang di lakukan oleh oleh Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, Rabu (1/7/2020).

Sebelumnya, peristiwa penganiayaan yang terjadi terhadap anaknya telah dilaporkan ke Polresta Deli Serdang dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP/177/IV/SU/RESTA DS tanggal 11 April 2020.

Ketika Tim Pendampingan Hukum dari Aliansi Jurnalis Hukum yang dimotori oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Hukum (DPP AJH) mendatangi Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deli Serdang guna mempertanyakan perkembangan kasus tersebut sudah sampai sejauh mana perkembangan hasil penyelidikannya kepada penyidik Junaidi Tarigan. Namun Tim Kuasa Pendampingan Hukum dari Aliansi Jurnalis Hukum kecewa melihat kinerja penyidik.

"Dalam kasus penganiayaan yang dialami anak Sri Wahyu Ningsih sudah "P" (perkembangan perkara) dalam proses penanganan kasus tersebut," tanya Ketua Tim Kuasa Pendampingan Hukum, Dofuzogamon Gaho.

Anehnya penyidik Junaidi Tarigan tidak memberikan penjelasan mengenai perkembangan hasil proses perkembangan kasus, akan tetapi ia berkilah dengan mengatakan "kurang saksi bang. Tambahkan saksi satu lagi biar jadi tiga saksi, biar kuat," ketus Junaidi Tarigan.

Kemudian, sambung Dofuzogamon Gaho menyebutkan bahwa sangat menyayangkan kinerja penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deli Serdang. "Aneh saja, hingga saat ini, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) pun belum diterima oleh pelapor. Sementara dua orang saksi sudah di BAP, bukti Visum ada. Apalagi yang kurang," jelas Ketua DPP AJH ini kepada wartawan.

Sambungnya lagi, ternyata mencari keadilan itu susah di Sumatera Utara ini. "Saya berharap agar Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK segera menindaklanjuti kasus penganiayaan anak di bawah umur ini dan saya yakin Kapolresta Deliserdang mampu mengambil sikap tegas dalam penanganan kasus tersebut, dan melakukan peneguran terhadap anggotanya yang tidak bekerja secara profesional," tegas Dofuzogamon Gaho lagi.(Tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini