Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Bobol Rumah, Kotek Pincang DItembak Satreskrim Polrestabes Medan

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Seorang pelaku pembobol rumah yang baru keluar dari penjara menerima Asimilasi, terpaksa dilumpuhkan Polrestabes Medan dengan menembak kakinya karena melawan dan berusaha kabur saat ditangkap di Jalan Serayu, Desa Medan Krio, Kelurahan Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Jumat (26/6/2020) pukul 15.00 WIB.

IS alias Kotek (30) warga Jalan Sei Mencirim, Dusun II, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut dan MI (32) warga Jalan Pertemuan, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, membobol rumah korban Indri Wulandari (30) di Dusun I, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (20/6/2020). Kedua pelaku berhasil menggasak sepeda motor  Scoopy BK 5607 AIN dan 2 unit hape korban.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum, AKP Ricky Prawira Kamis (2/7/2020) siang, menjelaskan kedua  tersangka ini melakukan pencurian dengan modus bongkar rumah korban Indri Wulandari di Dusun I, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal.

Setelah menerima pengaduan korban, personel Jatanras Satreskrim  Polrestabes Medan melakukan penyelidikan ke TKP.

Hasilnya petugas mengetetahui jika tersangka MI hendak menjual sepedamotor korban di Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

“Setelah mendapat informasi itu, kita langsung bergerak menuju lokasi dan menangkap tersangka MI beserta barang buktinya, “terang Kompol Martuasah.

Kemudian petugas melakukan pengembangan mencari pelaku lainya. Pada Jumat (26/06/2020) sekira pukul 14.30 WIB, petugas membekuk IS alias Kotek di usai menggunakan sabu di sebuah rumah Jalan Serayu, Desa Medan Krio, Kelurahan Paya Geli, Kecamatan Sunggal.


“Saat digeledah di badan tersangka ditemukan1 paket sabu. Saat diintrogasi tersangka mengaku melakukan pencurian di runah korban dan sabu-sabu tersebut baru dibelinya, “papar Martuasah.


Petugas kemudian memboyong Is untuk melakukan pengembangan mencari pembeli 2 unit handphone korban yang dijualnya.

Namun saat melakukan pengembangan tersangka melakukan perlawanan dan berusah kabur  Sehingga personel melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka.
Selanjutnya tersangka di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapat pertolongan medis. (Red/Pea)
Share:
Komentar

Berita Terkini