Indeks Desa Membangun Ukuran Perkembangan Desa oleh Ditjen PPMD

Editor: DETEKSI.co author photo
Deteksi.co-Aceh Tengah, Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan ukuran untuk tingkat perkembangan desa yang dikembangkan oleh Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

IDM dikembangkan dalam kaitan penajaman fokus dan lokus dalam pengembangan program prioritas (program unggulan dan kegiatan prioritas) yang berdasarkan 3 pendekatan yang disebut sebagai pilar Desa Membangun Indonesia, yaitu:
1.Sosial Desa Linung Bulen II
Memperkuat kualitas manusia dengan memperbanyak kesempatan dan pilihan dalam upaya penduduk desa menegakkan hak dan martabatnya, serta peningkatan memajukan kesejahteraan mereka, baik sebagai individu, keluarga, maupun kolektivitas warga desa.

2.Ekonomi Desa Linung Bulen II
Potensi sumber daya di desa Linung Bulen II dikonversi menjadi ekonomi yang di dalamnya melibatkan adanya modal, organisasi ekonomi, ada nilai tambah yang mensejahterakan secara ekonomi.

3.Budaya Desa Linung Bulen II
Gerakan pembangunan desa haruslah dilakukan secara kolektivisme, di dalamnya terdapat kebersamaan, persaudaraan, dan kesadaran mau melakukan perubahan melampaui panggilan pribadi. Rabu, (01/07/2020).

Sebagai basis data, IDM disusun dengan menggunakan data Podes tahun 2014 yang terdiri dari 3 (tiga) dimensi yaitu: 1) sosial, 2) ekonomi, dan 3) budaya. Ketiga dimensi terdiri dari variabel, dan setiap variable diturunkan menjadi indikator operasional. Jumlah variabel dalam IDM sebanyak 22 variabel dan indikator sebanyak 52 indikator. IDM mengklasifikasi Desa dalam lima (5) status, yakni:
1.Desa Sangat Tertinggal (nilai IDM < 0,491),
2.Desa Tertinggal (nilai 0,491< IDM < 0,599),
3.Desa Berkembang (nilai 0,599 < IDM < 0,707),
4.Desa Maju (nilai 0,707 < IDM < 0,815), dan
5.Desa Mandiri (nilai IDM > 0,815).

Safrawi Setiawan Sebagai Operator Linung Bulen II menegaskan bahwa Desa Linung Bulen II perlu meningkatkan sarana umum, pelayanan kesehatan, pelayanan publik, sehingga kedepannya dapat menjadi Desa Berkembang.

Di tambahkan oleh Aji Mansur Selaku  Kaur Administrasi umum bahwasanya perlu kerja sama di semua sektor dan butuh keterlibatan Pendamping Desa, perguruan tinggi, Para Sarjana, Pulang ke kampung untuk membangun desa Linung Bulen II Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah. 

Sisi lain setelah kami isi data IDM, IKL 38,2 %, IKS 39,9 %, IKE 21,9 %. Sehingga data IDM 2020 : 0,5824 (Tertinggal).

Besar harapan kami untuk merubah kondisi Desa ( Tertinggal ) menjadi desa (Berkembang ) di tahun – tahun berikutnya, ( Salah Bertegah Benar Berpapah )  Tegas Safrawi Setiawan. (Pahmi)
Share:
Komentar

Berita Terkini