Kejari Lanjutkan Penyelidikan Dugaan Korupsi Oknum Pejabat Pemko Batam

Editor: DETEKSI.co author photo
Ilustrasi
DETEKSI.co - Batam, Penyelidikan kasus dugaan gratifikasi dari pengusaha yang diterima seorang pejabat di lingkup Pemerintahan Kota (Pemko) Batam masih terus berlanjut di Kejaksaan Negeri Batam.

Penyelidikan terhadap kasus tersebut dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejakasaan Negeri Batam, Hendarsyah Yusuf Permana, saat ditemui di Kantor Kejari Batam, Jumat (17/7/2020) sore.

"Saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan terhadap kasus tersebut," kata Hendarsyah, Kasi Pidsus Kejari Batam.

Hendarsyah menjelaskan, hingga saat ini progress dari kasus dugaan gratifikasi yang dilakukan seorang oknum pejabat Pemko Batam baru sampai pada tahap penyelidikan. Tentunya pihak Kejaksaan belum bisa menyampaikan ataupun membeberkan secara detail pokok perkara tersebut.

Disinggung terkait sudah berapa orang dari pihak pemberi gratifikasi ataupun pihak penerima (Oknum Pejabat Pemko Batam) yang dipanggil untuk memberikan klarifikasi, Hendarsyah masih enggan memberikan komentar.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Penyelidikannya betul, yang lainnya nggak disampaikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Batam, Fauzi, yang dikonfirmasi sehari sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama.

Fauzi mengatakan, sejauh ini kasus kasus dugaan gratifikasi yang diterima seorang pejabat di lingkup Pemerintahan Kota (Pemko) Batam sedang ditangani oleh tim penyidik Pidsus Kejari Batam. "Kasus ini masih dalam proses Lidik di Pidsus. Kita lagi periksa atau meminta keterangan dari berbagai pihak," ujar Fauzi.

Walaupun demikian, lanjutnya, prosesnya tetap berjalan. Kasus ini telah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam sudah kurang lebih 15 hari.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan gratifikasi yang diterima oleh salah seorang pejabat di lingkup Pemerintahan Kota (Pemko) Batam.

Kepala Bagian Hukum Pemko Batam, HM, menjalani pemeriksaan di Kejari Batam, karena diduga menerima gratifikasi dari pengusaha Batam.

Berdasarkan informasi yang didapat, HM diperiksa terkait dugaan gratifikasi atas sejumlah proyek-proyek penting di Pemko Batam.
Pantauan kita di Kejari Batam, sejak kemarin pagi, HM menjalani pemeriksaan di salah satu ruangan yang berada di lantai 2.

"Ini baru penyelidikan, belum bisa dibeberkan. Intinya, memang benar bahwa yang bersangkutan menjalani pemeriksaan terkait dugaan gratifikasi," ungkap salah seorang sumber di Kejari Batam, Jumat (10/7/2020) lalu. (Hendra S)

Share:
Komentar

Berita Terkini