Muda dan Berinovasi, Ceh Dewantara Pencipta Lagu

Editor: DETEKSI.co author photo
Deteksi.co-Aceh Tengah, 
Suku Gayo berada di provinsi Aceh memiliki warisan budaya, sampai saat ini masih berkembang dan terus diperbaharui, Oleh generasi mudanya.

Ketika kita amati secara seksama masyarakatnya Gayo memiliki seni sangat tinggi. dapat dilihat dari beberapa even di kencah Nasional.sebagian putra, putri Gayo ikut dalam kompetisi tersebut. Baik di kompetisi lida, Indonesian idol, maupun kompetisi lainnya.

Ketertarikan masyarakat Gayo, terhadap seni didong sudah turun temurun dari nenek moyang suku Gayo  itu sendiri. Setiap Desa di kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah memiliki kelompok Didong yang disebut dengan Klub/grup. 

Sebut saja grup didong Gayo  Dewantara yang berasal dari Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah, genap berusia 100 tahun. Senin, (27/7/2020). Menyongsong abad ke 2 perjalanannya. Group didong Gayo Dewantara dihadapkan pada tantangan untuk mewujudkan perpaduan didong dengan musik moderen.

Lagu ini diangkat kembali karena memiliki pesan moral  terhadap kepemimpinan (leadership).Ceh dewantara menciptakan lagu dengan pendalaman dan penghayatan yang matang, menurut cerita syair- syairnya. diciptakan ketika ceh (Pencipta lagu) dewantara sedang mendayung sampan di Danau lut Tawar Terang Win Taniro

Grop Gayo Dewantara seniman multi talenta. Sikap transparan dan sikap kritisnya terhadap perkembangan daerah selalu dia tunjukkan dalam setiap lantunan lagu, berkomitmen penuh membina generasi muda dalam berseni Didong. Hal tersebut di buktikan dengan lahirnya Ceh Dewantara-dewantara muda saat ini. 

Lirik lagu  menceritakan tentang kepemimpinan melaksanakan empat sumang: pertama. Sumang pelangkahan ( perjalanan), kedua. Sumang penerahan (penglihatan), ketiga. Sumang percerakan (perkataan), sumang pengunulen (Duduk).dengan menjunjung tinggi nilai Agama dan Budaya.kandungan lagu penuh Nasehat tentang berlomba-lomba dalam kebaikan. 

Win taniro menyebutkan Ide dan gagasan aransemen disusun oleh Segafa etnick, Composer Riki bale

Upaya dalam memperbaharui kearah lebih baik, dengan tujuan masyarakat bisa menikmati berkat keterampilan Pengambilan klip dan video editing oleh senug studio, sedangkan lokasi pengambilan klip seputaran kota Takengon. bertujuan supaya Daerah ini dengan sendirinya mendapat promosi.terang Win Taniro.

Pada kesempatan lain Tokoh Kebayakan Sarwa Jalami mengatakan, sangat mendukung langkah anak muda tetap konsisten, menghidupkan didong dengan penuh inovasi. Dengan catatan lagu yang diciptakan oleh lagindaris. tetap kita populerkan supaya tidak hilang. 

Ditambahkan Win Taniro Pemuda yang aktif di Unit Pengelolaan Keuangan (UPK), Kecamatan Kebayakan mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Gayo dan seluruh rekan-rekan seniman. (Pahmi).
Share:
Komentar

Berita Terkini