Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Plt. Ketua Dekranasda Aceh Tutup Pelatihan Home Industri Sekaligus Serahkan Bantuan Mesin Jahit

Editor: DETEKSI.co author photo
Deteksi.co-Bener Meriah, Plt. Ketua Dekranasda Aceh Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT. menutup secara resmi Bimtek Pelatihan usaha Home Industri sekaligus  menyerahkan bantuan mesin jahit secara simbolis kepada 20 orang pelaku usaha yang tersebar dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah di Aula Setdakab setempat, Jum'at, (03/07/2020).

Plt. Dekranasda Aceh dalam arahan dan bimbingannya dalam acara tersebut menyampaikan, pertama sekali kami menngucapkan terimakasih kepada Ketua Dekranasda dan Piminan Daerah Kabupaten Bener Meriah, yang telah menyambut kunjungan kami in,ungkap Dyah Erti Idawati mengawali sambutannya.

"Kadatangan kami hari ini selain untuk bersilaturrahmi sekaligus, mensinergikan program Dekranasda untuk mendukung Bimtek Home Industi didaerah ini dimana ini merupakan kerjasama antara Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Aceh, mudah-mudahan kedepannya lebih banyak lagi sehingga para pengrajin kita semakin banyak yang kita makmurkan," harapnya.

Lebih lanjut Plt. Ketua Dekranasda Aceh itu menuturkan, setiap tahunnya Dekranasda Aceh berkejasama dengan Dekransda Kabupaten/Kota melakukanpembinaan kepada pengrajin-pengrajin daerah, dimana disetiap Kabupaten dan kota kita mempunyai 1 (satu) kampunng binaan yang disesuaikanadengan produksi lokal yang berkembang didaerah setempat, ungkapnya.

Tujuan dari pelatihan itu tidak lain adalah untuk mendorong agar produk kerajinan rakyat semakin berkembang dan kita juga ingin mendorong perkembangan usaha kerajinan itu bisa memamnfaatkan tekhnologi informasi sehingga sistem pamasarannya lebih efisien dan dapat menyentuh pemasaran yang lebih luas, jelasnya.

Sekdar untuk diketahui, pada tahun 2021 nanti, Aceh akan  menjadi icon dari Inacraft, sehingga sangat diharapkan kepada para peserta yang telah mengikuti pelatihan selama 3 hari ini, untuk  terus berinovasi dan berkreasi baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Sehingga produk-produk yang dihasilkan nantinya mampu bersaing dengan produk-produk daerah lain, harapnya.

Sementara Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi  dalam laporannya menyampaikan, kami sangat berterimakasih sekalagi kepada Dekransda serta  Dinas Koperas Dan UMKM Provinsi Aceh yang telah memberikan kepada masyarakat kami untuk mengikuti kegiatan semacam ini, ungkap  Bupati.

"Aceh Tengah, Gayo Lues serta Kabupaten Bener Meriah terkenal dengan kerajinan Kerawang Gayonya, serta Pariwisata dan harus diarahkan kesana," kata Tgk. H. Sarkawi.

"Kerawang yang sudah menjadi trend baru bagi disain Nasional, ini kita terbantu kemarin dengan seni hiburan yang menampilkan kekhasan Kerawang Gayo, dan ini momen sebetulnya langka, problemnya adalah orang-orang yang punya bakat tidak ketersediaan bahan, ketidaktersediaan alat," ujarnya.

Tambah Bupati, ibu-ibu sekalian masuk kedalam program ini patut bersyukur bukan secara lisan saja, tapi bersyukur bagaimana peralatan yang diberikan ini bisa berproduksi, bisa berkreasi dan bisa digunakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga, tambahnya.

"Pemerintah tidak mungkin  merubah ekonomi masyarakat tanpa berupaya sungguh-sungguh dari masyarakat itu sendiri," jelas Bupati.

Tapi yang paling pentinng adalah bagaimana upaya masyarakat sendiri dengan upaya yang sungguh-sungguh dapat dan bisa menyanggupi peluang-peluang yang telah diberikan ini, ini adalah harapan kami kepada semua yang telah mendapatkan  bantuan ini, harap Bupati Tgk. H. Sarkawi.

Sedangkan  Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh, Zulfadli yang menyampaikan laporannya diawal acara menjelaskan, penyerahan bantuan untuk industri rumah tangga diserahkan kepada  dua kabupaten yakni Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Utara, jelasnya.

Bantuan yang diberikan sebanyak 160 unit mesin jahit dan 40 unit mesin potong kain yang akan di bagikan untuk kepada para peserta yang memiliki usaha rumah tangga dibidang jahit menjahit.

Dengan demikian setiap orang akan mendapatkan 4 mesin jahit yaitu mesin bordir, mesin obras, mesin jahit kain tebal, mesin jahit normal, dan satu alat potong kain, sehingga setelah bimtek selesai para penerima  bisa langsung menlanjutkan  usahanya," pinta sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Aceh tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu, Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si, Ketua DPRK Muhammad Saleh, Wakil Ketua I dan II Tgk. Husnul Ilmi dan Anwar Serta anggota Sapri Gumata,  Asisten I Drs. Mukhlis, Asisten II Abdul Muis, SE. MT, Asisten III Drs. Suarman, MM, Ketua Dekranasda Bener Meriah Ny. Nikmah Sarkawi, Ketua DWP. Ny. Risnawati Haili Yoga, Para Kepala SKPK, para peneriam manfaat serta undangan lainnya. (charim).
Share:
Komentar

Berita Terkini