Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

OKP Pengeroyok Anggota Brimob Diamankan ke Polsek Tanjung Morawa

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Deliserdang, Kawasan simpang Kayu Besar, Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, mendadak mendadak mencekam, pasalnya, ada insiden keributan antara personel Brimob Kompi A Jalan Batang Kuis dengan Organisasi Kepemudaan (OKP), Minggu (30/8/2020) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Polda Sumut, Kericuhan ini diduga karena ada salah paham dan sejumlah pemuda berseragam OKP itu memukuli seorang pria yang belakangan diketahui seorang anggota Brimob saat berada di lokasi sebuah acara.

"Tiba-tiba sejumlah pemuda berseragam OKP itu terlibat perkelahian dengan seorang pria yang diduga anggota Brimob. Karena jumlah anggota OKP itu cukup banyak. Lalu tak berapa lama, 2 truk Brimob datang dan langsung meringkus sejumlah pemuda berseragam OKP. Ada beberapa orang dibawa oleh Brimob ke dalam mobil truk," ucap seorang warga setempat bernama Kacuk.

Sementara para pemuda berseragam OKP yang diamankan tersebut dibawa ke Polsek Tanjung Morawa.

Situasi di simpang Kayu Besar Tanjung Morawa sudah kondusif. Berkat dijaga oleh personil Polresta Deliserdang dan aparat TNI dari Koramil Tanjung Morawa.

Namun hingga saat ini belim diketahui jumlah orang yang terluka dalam insiden tersebut.

Terpisah, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kericuhan itu.

Dia menyebutkan, saat ini situasi sudah kondusif, namun ia tidak menyebutkan pemicu awal keributan tersebut

"Situasi sudah aman dan kondusif. Tadi sudah ditangani oleh anggota kita di lapangan," ujar Kapolresta yang turun langsung ke Mapolsek Tanjung Morawa.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, peristiwa tersebut bukan bentrokan. Tetapi personel Brimob dikeroyok massa OKP.

Kronologisnya, kata putra Melayu ini, anggota Brimob tersebut sedang ke ATM dengan mengendarai mobil. Saat hendak kembali Markas Komando (Mako), Anggita Brimob iti ditegur kelompok pemuda. Kata pemuda itu, Anggota Brimob tersebut telah menyenggolnya.

Sambung Tatan, merasa tidak ada menyenggol. Tiba-tiba salah satu anggota kelompok pemuda itu meneriakkan “kita massakan aja”, sehingga terjadi pengeroyokan. Ada luka memar di beberapa bagian tubuh anggota tersebut.

"Anggota tersebut sudah membuat LP, dan akan memproses secara hukum aksi kelompok preman tersebut," ujar Tatan.(Red/Pea)
Share:
Komentar

Berita Terkini