Aniaya Security Terminal Amplas, Mamat Ompong Terancam Dihukum 6 Tahun Penjara

Editor: Irvan
DETEKSI.co - Medan, Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil membekuk seorang pelaku pengeroyokan terhadap Security Terminal Amplas pada Rabu, 06 Agustus 2020.

Penangkapan itu berdasarkan laporan dari korban bernama Irwansyah (23) warga Jalan Beringin Raya No.01 Asrama Deninteldam I, Kel. Helvetia Timur, Kec. Medan Helvetia Kota Medan.

Pelaku yang berhasil diamankan itu yakni, Selamat Samosir alias Mamat Ompong (30) warga Jalan Turi, Kel. Timbang Deli, Kec. Medan Amplas Kota Medan.

Menurut informasi, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Sabtu, 01 Agustus 2020 sekira pukul 02.30 WIb. Ketika itu korban yang merupakan seorang Security di Terminal Amplas bersama-sama dengan rekan rekannya Hamanius Siahaan dan Edi Manurung sedang melaksanakan patroli di Terminal Amplas, Kec. Medan Amplas, kemudian mereka melihat pria sedang berlari, selanjutnya korban memanggil laki-laki yang berlari tersebut.

Singkat cerita, setelah dipanggil, kemudian pria itu berhenti, lalu korban bersama rekan-rekannya mendekati pelaku dan langsung menanyakan apa yang terjadi dan pelaku mengatakan bahwa Handphone miliknya telah diambil oleh preman-preman, dan laki laki tersebut meminta tolong kepada security untuk mengambil kembali Handphone miliknya dari pereman-preman tersebut, kemudian korban bersama rekan-rekannya dan pro tersebut mendatangi pelaku Selamat Samosir alias Mamat Ompong, setelah bertemu, kemudian korban menanyakan perihal handphone milik pria tersebut, namun pelaku Selamat Samosir alias Mamat Ompong tidak mengakuinya.

Selanjutnya, korban mempertemukan pri pemilik Handphone yang hilang tersebut ke hadapan pelaku, namun tiba-tiba pelaku Selamat Samosir alias Mamat Ompong langsung memukul wajah korban dan pada saat itu juga teman-teman pelaku juga turut memukuli korban dan menunjang kepala korban, kemudian rekan rekan korban melerai dan membawa korban agar tidak lagi dipukuli pelaku bersama teman-temannya. Tak terima dipukuli, kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Patumbak.

Setelah menerima laporan pengaduan korban, Tekab Polsek Patumbak langsung turun ke lapangan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian bekerjasama dengan security Terminal Amplas guna mencari para pelaku, dan tidak butuh waktu lama pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan di Terminal Amplas. Kemudian pelaku dibawa ke Polsek Patumbak guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Pelaku sudah berhasil diamankan, Sedangkan teman teman pelaku yg ikut melakukan penganiayaan masih dalam pencarian (DPO)," Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fahreza SH SIK, kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Terhadap pelaku, petugas memberikan sangkaan dengan Pasal 170 ayat (1) yo Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun 6 bulan penjara.(Red/Pea)
Share:
Komentar

Berita Terkini